Sukses

Nyeri Vagina Saat Berhubungan (Dispareunia) dan Keputihan
29 Mar 2017, 04:14 WIB
Pria, 24 tahun.

dok, setiap saya brhubungan intim vagina syaa terasa nyeri dak sempat keputihan sya berubah jadi coklat, saya sudah sempat di suntik antibiotik oleh dokter dan juga pembersihan tapi kata dokter saya itu tidak masalah belum trmasuk kanker serviks, tapi yang sya khawatirkan stelah saya suntik antibiotik selama 3 hari berturut" tapi tidak ada perubahan masih terasa nyeri saat brhubungan intim .. dan satu lagi dok kalau misalnya jadwal vaksin bulan sbelumnya dngan bulam berikutnya tdak sama ( lewat seminggu) apakh itu tidak jadi masalah?

Terima kasih telah bertanya seputar nyeri saat berhubungan (dispareunia) dan keputihan menggunakan fitur Tanya Dokter

Nyeri saat berhubungan (dispareunia) disertai keputihan dapat disebabkan oleh adanya infeksi pada vagina. Namun, untuk memastikannya diperlukan pemeriksaan langsung. Saran kami ialah Anda berkonsultasi kembali melakukan kontrol dengan dokter kebidanan dan kandungan yang menangani Anda.

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

  • berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  • kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  • vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  • endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  • infeksi pada vagina
  • luka pada vagina
  • infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri
  • peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Keputihan atau flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan (bukan darah). Keputihan ada 2 macam, fisiologis dan patologis. Yang dimaksud fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi pada wanita akibat dari perubahan hormonal ketika menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Keputihan patologis adalah keputihan yang terjadi diakibatkan oleh parasit, jamur, bakteri, dan penyakit lainnya.

 

Keputihan yang fisiologis adalah keputihan yang berwarna bening, tidak terlalu banyak, tidak gatal, tidak berbau, dan tidak panas. Sedangkan bila berubah warna menjadi coklat, kehijauan, disertai rasa gatal, bau amis atau bergumpal maka keputihan termasuk patologis atau abnormal.

Keputihan yang terjadi akibat infeksi memerlukan pengobatan sesuai dengan kuman penyebabnya. Bila mengalami keputihan sebaiknya hindari melakukan hubungan seksual terlebih dahulu karena keputihan dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual juga. Sehingga bila Anda melakukan hubungan seksual saat keputihan makakeluhan akan lebih lama sembuh.

Mengenai jadwal vaksin pencegah kanker serviks (HPV) dapat tetap dilakukan bila telat seminggu dari jadwal seharusnya. Anda tidak perlu khawatir.

Demikian informasi tentang nyeri vagina saat berhubungan intim (dispareunia) yang disertai keputihan.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar