Sukses

Keputihan Bercampur Darah

27 Mar 2017, 14:40 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok saya mau brtanya , knp akhir2 ini saya keputihan disertai dgn adanya darah ? kira2 saya sakit apa ya dok ? Trmksh

Terimakasih telah bertanya tentang keputihan menggunakan layanan Tanya Dokter

Keputihan atau dalam bahasa medis disebut fluor albus, adalah cairan (bukan darah) yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara fisiologis/normal dan secara patologis. Yang dimaksud dengan keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti di sekitar masa menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Dengan demikian jelas, bahwa keluarnya cairan dari vagina merupakan hal yang wajar ditemukan setelah menstruasi. Selama cairan vagina tersebut tampak bening (tidak berwarna), tidak berbau, tidak banyak, dan tidak menimbulkan keluhan seperti rasa gatal atau terbakar pada kemaluan, maka Anda tidak perlu merasa khawatir. Namun Anda mengatakan bahwa keputihan yang Anda alami saat ini berwarna kuning kecoklatan hingga bercampur darah. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa darah bukan termasuk dalam definisi keputihan sehingga perlu diyakinkan kembali apakah darah tersebut timbul akibat iritasi/trauma/infeksi pada alat genitalia Anda ataukah merupakan perdarahan dari organ reproduksi yang lebih dalam (rahim). Untuk itu janganlah takut untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda karena terapi optimal baru dapat diberikan setelah diketahui penyebabnya.

"Pernahkah Anda melakukan hubungan seksual sebelumnya?" Apabila belum, maka tentunya dokter tidak akan memasukkan alat apapun ke dalam liang kemaluan Anda. Cukup dengan melihat alat genitalia luar Anda, mengambil cairan keputihan Anda untuk pemeriksaan kuman, dan melakukan pemeriksaan USG apabila diperlukan. Adapun infeksi kuman tertentu penyebab keputihan yang lama tidak diobati memang dapat menyebabkan penjalaran infeksi kuman tersebut ke organ reproduksi yang lebih dalam dan memengaruhi kesuburan. Apabila dari pemeriksaan cairan keputihan benar ditemukan adanya infeksi, maka dokter akan memberikan Anda terapi antikuman yang disesuaikan dengan kuman penyebabnya, begitu pula dengan hasil pemeriksaan lainnya. Bagaimanapun, sebaik-baiknya terapi adalah disesuaikan dengan penyebabnya.


bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
Demikian informasi tentang keputihan ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar