Sukses

Pengapuran Otak Anak, Tanda Riwayat Infeksi TORCH?

22 Mar 2017, 12:38 WIB
Wanita, 26 tahun.

Assalamualaikum wr wb. Begini dok, saya mw tanya. Saya punya anak usianya 9 bulan. Tapi perkembangannya sangat trlmbat. Stiap hari hanya tidur saja. Tdk mw main, ngoceh, atw melakukan kegiatan yg harusnya dilakukan oleh anak seumurannya. Anak saya ini sbnrnya ada pnyakit sjak dia dln kandungan. Ada benjolan dijantungnya. Sehingga dy sering kejang. Nah sbnrnya anak saya d usia 2 bln sangat bgs prkmbngnnya. Dan lama klamaan mnurun krna sering kejang. Mburun d usia 6 bulan. Nah kita dsrankan utk scan kpala. Dan trnyata ada pengapuran d otaknya. Dan itu yg mnybbkan perkmbngannya nnurun. Ini bgaimana cara mngtasinya ya dok? Apakah ada obatnya?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Apakah saat hamil Anda memiliki riwayat infeksi TORCH? Infeksi TORCH (toksoplasma, rubela, cytomegalovirus/CMV dan herpes simplex) adalah sekelompok infeksi yang dapat ditularkan dari wanita hamil kepada bayinya. Ibu hamil yang terinfeksi TORCH berisiko tinggi menularkan kepada janinnya yang bisa menyebabkan cacat bawaan.

Beberapa kecacatan janin yang bisa timbul akibat TORCH yang menyerang wanita hamil antara lain kelainan pada saraf, mata, kelainan pada otak, paru-paru, mata, telinga, terganggunya fungsi motorik, hidrosepalus, dan lain sebagainya.

Infeksi toksoplasma pada janin (Congenital Toxoplasmosis) timbul akibat infeksi primer AKUT pada ibu, ketika sedang hamil. Berat ringannya tergantung kapan ibu hamil tersebut terkena infeksi. Pada kehamilan 3 bulan pertama, parasit jarang yang menembus plasenta dan menyerang janin, namun bila ternyata bisa menyerang janin, maka janin itu akan menderita banyak masalah kesehatan. Sebaliknya pada kehamilan 3 bulan terakhir, banyak parasit yang dapat menembus plasenta dan menyerang janin, tapi justru sedikit resiko kesehatan bagi janin itu.

Infeksi TORCH dapat menyebabkan 5-10 persen keguguran dan cacat bawaan pada janin yang meliputi gangguan pendengaran, retardasi mental serta kebutaan. Sebagian besar bayi terinfeksi dalam kandungan dilahirkan tanpa tanda-tanda jelas toksoplasmosis pada pemeriksaan rutin bayi baru lahir, hingga 80 persen mengakibatkan cacat visual di kemudian hari. Indikasi infeksi pada bayi dapat diketahui melalu USG yang memperlihatkan adanya cairan berlebihan pada perut, pengapuran pada otak serta pelebaran saluran otak. Bayi yang terinfeksi toksoplasma akan mengalami gangguan fungsi saraf yang mengakibatkan keterlambatan perkembangan psikomotor dalam bentuk gangguan kecerdasan maupun keterlambatan perkembangan bicara, serta kejang kejang dan kekakuan yang akhirnya menimbulkan keterlambatan motorik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,
AWK

0 Komentar

Belum ada komentar