Sukses

Anak Demam dan Nyeri di Bawah Telinga

17 Mar 2017, 20:48 WIB
Wanita, 9 tahun.

Dok, anak saya 3minggu yg lalu baru sembuh dari sakit campak yg disertai DB & typus. Dirawat di RS 5 hari. Dan setelah keluar dari RS istirahat di rumah hampir 2minggu. Baru sekolah 1 minggu ini tapi tiba-tiba genap 1 minggu sangat rewel ternyata dia demam & mengeluh bawah telinga kiri sakit. Saya cuma pegang tapi anaknya nangis kesakitan. Saya minumin tempra utk penurun panas. Besoknya gak saya sekolahin supaya istirahat dulu. Seharian di rumah panasnya naik turun. Setelah minum obat tempra panasnya hilang tapi bbrp jam muncul panas lagi. Saya mau nanya, anak saya sakit apa ya dok? Apa benar anak saya kena gondongan? Pengobatannya gmn dok? Terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kemungkinan yang anak Anda alami adalah infeksi kelenjar ludah. Infeksi pada kelenjar ludah atau dalam bahasa medis disebut Gondongan. Gondongan (Mumps, Parotitis Epidemika) adalah suatu infeksi virus menular yang menyebabkan pembengkakan unilateral (satu sisi) atau bilateral (kedua sisi) pada kelenjar liur disertai nyeri. Mumps disebabkan oleh paramyxovirus. Virus ini ditularkan melalui percikan ludah yang berasal dari bersin atau batuk penderita atau karena bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita.

Jika dibandingkan dengan campak atau cacar air, gondongan tidak terlalu menular. Kebanyakan penyakit ini menyerang anak-anak yang berumur 2-15 tahun, namun pada orang dewasa justru lebih berat. Jarang ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 2 tahun. Jika seseorang pernah menderita gondongan, maka dia akan memiliki kekebalan seumur hidupnya.

Yang terkena biasanya adalah kelenjar parotis, yaitu kelenjar ludah yang terletak diantara telinga dan rahang.

Pada orang dewasa, infeksi ini bisa menyerang testis (buah zakar), sistem saraf pusat, pankreas, prostat, payudara dan organ lainnya. Masa inkubasi adalah 14-24 hari.

Gejala dan tanda

Nyeri pada salah satu atau kedua kelenjar liur, disertai bengkak

Demam ringan, nyeri pada otot leher dan rasa lemas, sakit kepala

Nafsu makan berkurang, merasa tidak enak badan

Puncak bengkak pada 1-3 hari, dan berakhir pada 3-7 hari

Sudut mandibula tidak jelas

Posisi daun telinga meningkat

Makanan denagn rasa asam menyebabkan rasa nyeri pada kelenjar liur

Gejala lain yang mungkin ditemukan:

nyeri testis

benjolan di testis

pembengkakan skrotum (kantung zakar)

Komplikasi

Hampir semua anak yang menderita gondongan akan pulih total tanpa penyulit, tetapi kadang gejalanya kembali memburuk setelah sekitar 2 minggu.

Komplikasi bisa terjadi pada organ selain kelenjar liur, terutama jika infeksi terjadi setelah masa pubertas.

Komplikasi bisa terjadi sebelum, selama maupun sesudah kelenjar liur membengkak; atau terjadi tanpa disertai pembengkakan kelenjar liur.

Orkitis: peradangan pada salah satu atau kedua testis. Setelah sembuh, testis yang terkena mungkin akan menciut. Jarang terjadi kerusakan testis yang permanen sehingga terjadi kemandulan.

Ovoritis: peradangan pada salah satu atau kedua indung telus. Timbul nyeri perut yang ringan dan jarang menyebabkan kemandulan.

Ensefalitis atau meningitis: peradangan otak atau selaput otak. Gejalanya berupa sakit kepala, kaku kuduk, mengantuk, koma atau kejang.
5-10% penderita mengalami meningitis dan kebanyakan akan sembuh total. 1 diantara 400-6.000 penderita yang mengalami enserfalitis cenderung mengalami kerusakan otak atau saraf yang permanen, seperti ketulian atau kelumpuhan otot wajah.

Pankreatitis: peradangan pankreas, bisa terjadi pada akhir minggu pertama. Penderita merasakan mual dan muntah disertai nyeri perut. Gejala ini akan menghilang dalam waktu 1 minggu dan penderita akan sembuh total.

Peradangan ginjal bisa menyebabkan penderita mengeluarkan air kemih yang kental dalam jumlah yang banyak

Peradangan sendi bisa menyebabkan nyeri pada satu atau beberapa sendi.

Pencegahan

Vaksinasi gondongan merupakan bagian dari imunisasi rutin pada masa kanak-kanak. Vaksin gondongan biasanya terdapat dalam bentuk kombinasi dengan campak dan rubella (MMR), yang disuntikkan melalui otot paha atau lengan atas.

Pengobatan

Tidak ada terapi spesifik untuk parotitis/gondongan, karena penyebab infeksi ini adalah virus, antibiotik bukanlah terapi untuk penyakit ini. Yang harus dilakukan adalah istirahat cukup, makan makanan yang lunak, banyak minum air putih. Obat yang dapat diberikan berupa anti demam dan anti nyeri jika muncul keluhan demam atau nyeri. Penyakit ini biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu 2 minggu.

Untuk itu kami anjurkan Anda membawa anak Anda untuk berobat ke dokter spesialis anak untuk dapat dilakukan pemeriksaan untuk memastikan penyakit yang saat ini diderita, serta pengobatan yang tepat sesuai penyakit tsb.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,
AWK

0 Komentar

Belum ada komentar