Sukses

BAB Bayi Tidak Teratur

17 Mar 2017, 14:19 WIB
Pria, 27 tahun.

dok saya mau tanya, anak saya usia 7 bulan. tapi buang air besarnya tidak setiap hari. padahal sehari2 di kasih mpasi yg ada sayuran dan buah jg. minimal buang air besarnya 3 hari sekali. mohon solusinya. terima kasih

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda terhadap kondisi anak Anda.

Buang air besar tidak teratur, Susah buang air besar atau konstipasi pada bayi di bawah umur 1 tahun merupakan hal yang wajar terjadi, dan akan membaik seiring bertambahnya usia anak. Pada masa ini, frekuensi kontraksi usus biasanya berkurang (terutama pada bayi yang mendapat ASI). Penurunan frekuensi buang air besar pada bayi bukan berarti dia mengalami konstipasi. Yang terjadi adalah, sistem pencernaan bayi beradaptasi lebih baik dan mampu mencerna serta menyerap nutrien pada susu. Akibatnya, buang air besar lebih jarang.

Bayi yang disusui ASI memiliki tinja yang lebih lunak, sehingga gerakan usus menjadi lebih mudah, dan memiliki kadar hormon tertentu lebih tinggi sehingga ada peningkatan gerakan usus.

Selain itu, memang wajar terjadi perubahan dalam frekuensi BAB bayi dengan semakin bertambahnya usia bayi, hal tersebut menunjukkan bahwa seluruh produk yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap oleh sistem pencernaan bayi. Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi ASI untuk BAB. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 14 hari.

Namun ada juga beberapa kondisi yang dapat menyebabkan konstipasi pada bayi, diantaranya:

1. Dehidrasi atau kekurangan cairan
2. Mendapat jenis makanan baru, seperti baru mengganti ASI dengan susu formula atau makanan lunak
3. Penyakit yang mendasari: Morbus hirschprung, hipotiroidisme, cystic fibrosis
Apa yang dapat dilakukan bila si kecil mengalami susah BAB?

1. Lakukan beberapa latihan. Apabila si kecil belum bisa merangkak (seperti anak Anda), lakukan gerakan melingkar pada kaki seolah-olah sedang mengayuh sepeda. Apabila si kecil sudah bisa merangkak atau berjalan, ajaklah bermain yang banyak menggerakkan kaki, seperti mengejar bola atau mainan yang Anda berikan
2. Pijat perut bayi Anda. Lakukan dengan meletakkan dan menekan dengan lembut di posisi tiga jari di bawah pusar di sisi kiri bawah dengan ujung jari Anda. Lakukan tekanan lembut tapi konstan sekitar tiga menit
3. Apabila sudah mendapatkan MPASI, perbanyak konsumsi air putih, perbanyak makan serat dan kurangi makanan seperti beras, pisang dan wortel yang sudah dimasak yang dapat memicu konstipasi.

Apabila setelah mencoba segala cara belum juga membaik, Anda dapat berkonsultasi pada dokter. Berhati-hatilah jika susah BAB disertai darah pada feses, muntah, rewel, sakit perut, dan perut membuncit. Jika terdapat gejala tersebut, segeralah bawa ke dokter spesialis anak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga anak Anda sehat selalu.

0 Komentar

Belum ada komentar