Sukses

Depresi Berat

17 Mar 2017, 14:07 WIB
Pria, 21 tahun.

Depresi Berat dan Pola Makan juga Minum yang Tidak Teratur. Selamat malam, Pak/Bu Dokter. Saya ingin meminta jalan keluar bagi saya untuk bagaimana dan apa cara yang harus bisa dilakukan supaya dapat menghilangkan jenuh depresi berat yang saat ini saya alami kurang lebih sudah 2 bulan serta Perilaku pola makan juga minum yanv tidak teratur. Demikian keluhan penyakit yang saya sampaikan, mohon petunjuknya, Pak/Bu Dokter. Terima Kasih.

Halo, terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Depresi adalah suatu keadaan umum dimana terjadinya pengurangan atau penurunan keadaan emosi dan mood dari suatu individu yang mengakibatkan gangguan di dalam aktivitasnya sehari-hari atau hilangnya fungsinya sebagai individu. Dasar umum untuk gangguan depresif tidak diketahui. Faktor penyebab dapat dibagi menjadi faktor biologis, faktor keturunan dan faktor psikososial, ketiga faktor tersebut dapat berdiri sendiri-sendiri maupun saling terkait yang menjadi penyebab dari gangguan bipolar/depresi.

GEJALA DAN TANDA

Terdapat 5 (lima) atau lebih gejala yang ditemukan di bawah ini selama periode dua minggu yang sama dan mewakili perubahan dari fungsinya sebagai individu sebelumnya ( dari 5 gejala yang ada minimal ada salah satu gejala mood depresi atau hilangnya minat atau bahagia)

  1. Mood depresi hampir sepanjang hari, setiap hari ( merasa atau tampak sedih atau kosong) PS: pada anak-anak atau remaja dapat bermanifestasi sebagai mood yang mudah tersinggung.
  2. Hilangnya minat atau keseangan yang jelas pada semua aspek atau hampir semua aspek sepanjang hari hampir setiap hari.
  3. Penurunan berat badan yang bermakna, tetapi individu yang bersangkutan tidak melakukan diet atau olahraga yang rutin.
  4. Insomnia atau hipersomniat tiap harinya.
  5. Agitasi atau redartasi psikomotor (aktivitas atau gerakan motorik )
  6. Kelelahan atau hilangnya energi tiap hari
  7. Perasaan tidak berharga atau perasaan bersalah yang berlebihan atau tidak tepat.
  8. Hilangnya kemampuan untuk berpikir atau memutuskan sesuatu.
  9. Pikiran akan kematian yang berulang.
  10. Gejala menyebabkan penderitaan yang bermakna secara klinis atau gangguan dalam fungsi social, pekerjaan atau fungsi penting lainnya.
  11. Gejala bukan efek psikologis langsung dari obat
  12. Gejala tidak lebih baik diterangkan oleh dukacita yaitu setelah kehilangan orang yang dicintai, gejala menetap lebih dari dua bulan atau diikuti oleh gangguan lainnya.

Pengobatan pasien dengan depresi harus tepat pada sasarannya, yakni keamanan dari pasien harus terjamin, pemeriksaan diagnostik yang lengkap harus dilakukan, yang ketiga adalah rencana pengobatan harus secara menyeluruh, bukan hanya mengatasi gejala tetapi juga mengatasi penyebab dari depresi itu sendiri. Untuk lamanya penggunaan obat Antidepresan tergantung dari keparahan kondisi pasien.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar