Sukses

Nyeri Iga Bawah, apa penyebabnya?

17 Mar 2017, 13:27 WIB
Pria, 34 tahun.

Dua tahun terakhir ini saya sering mengalami nyeri di bagian iga bawah. Rasanya seperti terkilir. Sakitnya datang dan pergi, kadang tajam (sharp pain), kadang tumpul (dull pain). Kadang juga sakitnya merambat ke punggung kiri. Biasanya setelah berbaring agak lama sakitnya akan hilang. Saya pernah konsultasi ke dokter di klinik sekolah (saya seorang guru), dokter yang saya temui hanya menganjurkan saya untuk istirahat sebentar. Apakah ada yang perlu saya khawatirkan? Saya pernah mengalami masalah lambung tetapi tidak kronis dan selesai dalam dua hari (keracunan makanan sepertinya). Saya punya riwayat asma, tidak ada riwayat darah tinggi, tidak ada riwayat diabetes. Terima kasih banyak.

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum kami menjawab pertanyaan Anda, ada beberapa hal yang perlu diketahui terkait dengan keluhan Anda. Adakah hal spesifik yang mencetuskan timbulnya nyeri iga bawah tersebut? Apakah ada lokasi tertentu, misalnya iga bawah kanan atau kiri, atau perut atas kanan atau kiri atau tengah? Apakah nyeri berhubungan dengan gerakan napas? Adakah gejala lain yang menyertai saat nyeri muncul, misalnya mual, muntah, rasa begah atau kembung, rasa panas di dada? Apa yang membuat nyeri tersebut dapat berkurang? 

Nyeri iga bawah dapat diakibatkan oleh beberapa kemungkinan, terutama dari organ-organ yang terletak di rongga dada dan sebagian rongga perut, karena iga/tulang rusuk melindungi organ-organ tersebut. Oleh karena itu, perlu diketahui dengan spesifik lokasi terdapatnya nyeri.

  • Nyeri iga bawah sebelah kanan, kemungkinan berasal dari hepar (hati) atau kandung empedu, bisa infeksi hepatitis, bisul di hati (abses hepar), radang kandung empedu, atau radang saluran empedu. Biasanya disertai demam, menggigil, nyeri seperti ditusuk yang menjalar hingga ke punggung kanan belakang, dapat disertai kuning di tubuh. 
  • Nyeri di tengah dapat disebabkan oleh gastritis (radang lambung) atau usus (duodenum).
  • Nyeri di sebelah kiri, kemungkinan berasal dari lambung atau pankreas, dapat berupa gastritis, luka di lambung, refluks asam lambung (gastroesophageal reflux disease/GERD), radang pankreas (pankreatitis). Pada gastritis, nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk di ulu hati atau kiri atas perut, muncul bila terlambat makan, dan mereda bila sudah makan. Dapat disertai gejala mual, muntah, hingga keringat dingin. Pada refluks asam lambung, biasanya dada terasa panas, di rongga mulut terasa asam. Sementara itu radang pada pankreas biasanya nyeri yang sangat hebat, menembus ke punggung, disertai demam dan menggigil. 

Nyeri yang berhubungan dengan gerakan napas, misalnya terasa ketika menarik napas biasanya berhubungan dengan peradangan selaput paru (pleura). Selain itu, nyeri juga dapat disebabkan oleh kelainan otot dan saraf. Biasanya berhubungan dengan posisi tubuh dan membaik dengan istirahat.

Merujuk kepada keluhan Anda, apabila rasa nyeri yang Anda rasakan tidak disertai gejala-gejala yang sudah disebutkan tersebut dan nyeri membaik setelah istirahat, maka kemungkinan nyeri iga bawah yang Anda alami berasal dari otot sekitar iga. Biasanya karena salah posisi ketika mengangkat barang terutama barang berat atau cedera olahraga, dsb. Bila demikian, Anda tidak perlu khawatir, karena biasanya akan membaik dengan sendirinya. Bila diperlukan, Anda dapat mengonsumsi obat anti nyeri. 

Namun, kami menyarankan Anda untuk kembali kontrol ke dokter yang sebelumnya telah memeriksa Anda bila nyeri dirasakan berlanjut atau lebih berat dari sebelumnya, atau disertai gejala lain untuk dievaluasi lebih lanjut penyebab nyerinya dan mendapat penanganan yang tepat dan optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga menjawab kekhawatiran Anda. 

 

Salam. 

0 Komentar

Belum ada komentar