Sukses

Sering Buang Air Kecil

17 Mar 2017, 11:25 WIB
Pria, 24 tahun.

Salam :) Saya mau bertanya dok. Sudah setahun belakangan ini saya merasa sering sekali BAK. Dalam 1 hari bisa 8-15 kali BAK. Awalnya saya hanya menganggap ini beser karena tidak diiringi dengan keluhan sakit lain. Tapi lama kelamaan saya mulai merasa ada yang aneh. Badan saya rasanya sering sekali lelah, intensitas BAK semakin sering yang diiringi dengan deman, mual dan terasa pegal di area pinggang & vagina, Kemudian, sekitar 2 minggu lalu saya melakukan pemeriksaan ke dokter. Saya sudah mengikuti serangkaian tes darah, tes urin, rontgen sampai CT Scan. Hasilnya, saya dinyatakan negatif diabetes, keadaan ginjal normal, tidak ada kelainan dan tidak tampak batu. Tetapi, dari hasil pemeriksaan itu, dokter saya bilang ada 2 indikasi yaitu Pengapuran pada ginjal dan kandung kemih saya overaktif. Jujur, sampai dengan saat ini saya masih bingung jadi sebenarnya yang menyebabkan saya sering BAK itu apa? lebih karena pengapurannya atau overaktif kandung kemihnya? Dan kedua indikasi itu berbahaya atau tidak ya dok? Apakah bisa sembuh total? Sering BAK ini secara langsung sangat mempengaruhi kehidupan dan psikologis saya. Mohon bantuannya untuk berkenan memberikan jawaban Dok. Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Berdasarkan pertanyaan Anda, Anda mengalami keluhan sering buang air kecil (BAK) sejak satu tahun terakhir, sempat disertai demam, mual dan terasa pegal di area pinggang. Bagaimana dengan asupan air minum Anda? Apakah Anda termasuk sering minum? Apakah terdapat urin berpasir atau berdarah?

Keluhan sering buang air kecil yang tidak berkaitan dengan asupan air minum dapat disebabkan oleh banyak hal. Keluhan buang air kecil yang sering tersebut dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Infeksi saluran kemih. Keluhan ini biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak lampias, atau buang air kecil yang sering namun hanya sedikit-sedikit. Pada pria, infeksi saluran kemih ini seringkali disebabkan karena infeksi menular seksual.
  2. Diabetes. Gejala khas diabetes adalah banyak buang air kecil, sering haus dan sering lapar dan ditunjang dengan kadar gula dalam darah yang tidak normal.
  3. Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Hormon antidiuretik berfungsi untuk mengontrol diuresis (kencing). Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih
  4. Overactive Bladder (OAB). OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalam dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih).
  5. Pembesaran prostat jinak. Sering terjadi pada pria memasuki usia 50 tahun karena ukuran prostat yang membesar dan menyumbat saluran kencing.

Anda telah memeriksakan diri ke dokter, dilakukan berbagai pemeriksaan dan dikatakan tidak mengalami diabetes, ginjal dalam kondisi normal, tidak tampak batu pada ginjal, tetapi terdapat pengapuran ginjal dan overaktif kandung kemih. Maka kemungkinan yang menyebabkan Anda sering BAK adalah kandung kemih yang overaktif tersebut (overactive bladder). Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita dan faktor risikonya adalah sering melahirkan dan berat badan berlebih. Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan beberapa hal yaitu:

  • Memperhatikan asupan cairan Anda
  • Hindari makan makanan pedas, buah yang mengandung citrus (jeruk dan anggur), hindari teh dan kopi, hindari alkohol, dan coklat.
  • Makan makanan tinggi serat.
  • Aktivitas fisik teratur
  • Kontrol berat badan Anda, bila berlebih
  • Bila Anda merokok, hentikan kebiasaan merokok tersebut.

Kami menyarankan Anda tetap tenang dan rileks karena faktor psikologis juga sangat berpengaruh. Lakukan apa yang disarankan oleh dokter yang memeriksa Anda sebelumnya. Bila keluhan tetap berlanjut atau dirasa semakin berat, Anda dapat kontrol kembali.

Demikian informasi yang dapat  kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam. 

0 Komentar

Belum ada komentar