Sukses

Keputihan yang Berdarah

16 Mar 2017, 04:27 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dokter saya keputihan berwarna kehijauan kadang seperti susu Kalo pas buang air kecil terasa nyeri Itu terjadi setelah terakhir berhubungan dengan suami yg seperti nya juga keputihan Dan sekarang kalo setelah buang air kecil terkadang mengeluarkan darah Apa ini darah haid atau penyakit berbahaya Terimakasih dokter

Terimakasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter.

Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Seringkali, keputihan merupakan hal yang normal. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh dan/atau kekuningan jika menempel pada pakaian dalam, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa tidak nyaman. 

Perubahan pada keputihan yang normal ini dapat disebabkan oleh siklus menstruasi, stres psikologis/emosional, status gizi, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan (termasuk pil KB).

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

  • Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri
  • Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya
  • Rasa terbakar/panas/perih saat BAK
  • Keputihan berwarna putih susu dan sangat kental
  • Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Jika keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan. 

Keputihan yang Anda alami sepertinya merupakan akibat infeksi jamur Candida albicans, karena itu perlu diobati oleh antijamur.

Untuk darah yang keluar, perlu dicari dari mana asalnya. Jika itu berasal dari air kencing, darah akan membuat kencing berwarna kemerahan atau pink. Sedangkan jika berasal dari vagina, biasanya berupa darah segar atau seperti darah haid (merah gelap/kecoklatan). Selain itu, perlu diperhatikan juga apakah terdapat gejala-gejala yang terkait BAK seperti anyang-anyangan, nyeri saat berkemih, keinginan untuk pipis terus-menerus, dsb.

Jika terdapat gejala penyerta tersebut, kemungkinan darah berasal dari saluran kemih yang mengalami infeksi (baca: Infeksi Saluran Kemih (ISK)). Jika berasal dari liang vagina, bisa disebabkan oleh kelainan di dalam rahim ataupun leher rahim.

Untuk memastikannya, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan, terlebih bila kondisi ini sudah berulang.

Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk mencegah timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
  • Bila penyebab keputihan adalah bakteri, maka obat yang tepat adalah antibiotik. Namun jenis antibiotik yang digunakan akan sangat tergantung jenis infeksi yang berlangsung.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar