Sukses

Sperma Sedikit

16 Mar 2017, 15:54 WIB
Pria, 27 tahun.

Dok, setiap kali saya berhubungan suami istri, pada saat kelimaks seperma saya keluarnya hanya sedikit. Apakah itu merupakan kelainan atau apa dok dan bagi mana mengatasinya?

Terima kasih atas kesetiaan Anda menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Apakah Anda sudah melakukan pemeriksaan sperma (analisis sperma) sebelumnya? Banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya oligozoospermia (jumlah sperma kurang dari normal), antara lain:

Kelelahan
Tidur yang kurang
Kegemukan
Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
Ketidakseimbangan hormon testosteron
Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
infeksi saluran reproduksi
Kelainan kromosom
Rutinitas yang terlalu padat bisa jadi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi secara tidak langsung melalui efek psikologinya. Namun masih terdapat faktor lain yang juga perlu digali lebih lanjut.

Sayangnya 60% masalah sperma tidak diketahui penyebabnya dan dari yang diketahui penyebabnya, sebagian besar tidak bisa diobati (misalnya kelainan kromosom). Jika tidak diketahui penyebab yang jelas, maka tidak ada pengobatan khusus yang tepat untuk mengatasi gangguan sperma Anda. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi untuk mengetahui penyebab terjadinya penurunan jumlah sperma. Perbaikan pola hidup (hindari rokok, alkohol, obesitas, dll), mungkin dapat membantu memperbaiki sperma.

Tapi jika dalam beberapa bulan setelah berbagai upaya tetap tidak ada perbaikan pada jumlah sperma, maka Anda dapat mencoba untuk melakukan inseminasi buatan atau program bayi tabung untuk mendapatkan keturunan.

Selama Anda masih memiliki sperma, Anda masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan keturunan. Konsultasikanlah dengan dokter kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis urologi untuk mencari solusinya bersama.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga membantu. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar