Sukses

Pemulihan Stroke

16 Mar 2017, 15:41 WIB
Pria, 30 tahun.

hallo dok, ibu saya mengalami serangan stroke dan langsung saya bawa ke rumah sakit dan akhirnya mendapatkan perawatan. setelah mendapatkan perawatan dan sudah diizinkan pulang, setelah 2 hari kondisi ibu saya belum bisa jalan dan anggota badan sebelah kiri (kaki dan tangan) susah digerakan walaupun masih bisa tapi agak sulit, kalau berbicara masih terlihat normal walau agak kaku. yang ingin saya tanyakan, 1. Apakah ibu saya masih bisa pulih dan bisa berjalan kembali? dan kalau masih bisa biasanya berapa lama kemungkinan bisa berjalan kembali ? 2. Upaya apa yang harus kami lakukan agar ibu saya bisa pulih kembali ? 3. saya pernah dengar mengenai obat tradisional china bernama angkung yang katanya sangat ampuh dan harganya sangat mahal, apakah benar obat tersebut bisa menolong ibu saya untuk segera pulih ? 4. Pada saat hari terkena stroke tiba2 ada benjolan seperti ambeyen di bagian anus ibu saya padahal sebelumnya ibu saya tidak memiliki ambeyen, apakah ada hubungan dengan stroke tersebut ? demikian dan sebelumnya saya ucapkan terima kasih

Terimakasih telah mempercayakan masalah Anda pada klikdokter.

Stroke atau serangan otak bisa terjadi akibat sumbatan atau pecahnya pembuluh darah yang memperdarahi otak, menyebabkan kerusakan sel-sel otak sehingga kehilangan fungsinya.

Berdasarkan letak pembuluh darah otak yang terkena, gejala khas yang umum ditemukan adalah keluhan lemahnya sisi tubuh dan bicara pelo yang berlangsung selama lebih dari 24 jam. Semakin lama tangan dan kaki yang mengalami kelemahan akan membentuk sebuah pola yang umum terlihat pada hampir seluruh penderita stroke (setiap sendi pada lengan dan tangan akan menekuk maksimal dengan cara berjalan yang khas).

Gangguan fungsi dan keterampilan yang ditimbulkan akibat stroke masih dapat dipulihkan dengan proses rehabilitasi. Terapi ini terdiri dari:

- Terapi fisik - belajar berjalan, duduk, berbaring, perubahan dari satu gerak ke gerak lain.
- Terapi okupasi - belajar makan, minum, menelan, berpakaian, mandi, membaca, menulis, buang air.
- Terapi wicara - belajar keterampilan bahasa dan komunikasi. Komunikasi non verbal dengan bahasa tubuh dapat diterapkan sebelum dapat menggunakan komunikasi verbal (berbicara).
- Terapi psikologis/psikiatrik - untuk membantu meringankan stres mental dan emosional (seperti depresi) yang umumnya menyertai penderita stroke. Keadaan ini bisa timbul baik sebagai akibat lokasi kerusakan otaknya atau sebagai bentuk reaksi penderita terhadap stroke.

Sebagai tambahan, latihan yoga oleh tenaga terlatih (khusus stroke) juga dapat membantu pemulihan fungsi setelah stroke.

Diskusikan hal ini dengan dokter spesialis saraf Anda, sekaligus untuk merencanakan terapi rehabilitasi fungsi organ tubuh melalui fisioterapi. Proses pemulihan paling cepat terjadi dalam 3 bulan pertama setelah stroke, tetapi perkembangan dapat terus berlanjut hingga satu tahun. Bahkan beberapa orang mengalaminya secara lambat dalam beberapa tahun. Untuk itu, diperlukan komitmen yang kuat baik dari Anda dan keluarga dalam prosesnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar