Sukses

Benjolan Labia Minora

16 Mar 2017, 15:23 WIB
Wanita, 22 tahun.

Saya berumur 22 thn, blm menikah dan blm melakukan hub seksual. Akan tetapi, belakangan ini saya menyadari adanya bintik2 daging yg bgtu byk pada labia minora saya. Apakah itu bahaya dan apa obat utk menyembuhkannya. Terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Bentuk bibir vagina sangat bervariasi pada setiap wanita. Selama tidak terdapat keluhan pada bagian tersebut, bentuk bibir vagina yang melebar dan memanjang merupakan salah satu bentuk variasi normal.

Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada daerah bibir vagina. Dalam dunia medis, semua benjolan disebut tumor. Secara garis besar benjolan (tumor) dibedakan menjadi tumor jinak atau ganas. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada bibir vagina:


Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat. Bila terdapat nanah kemungkinan sudah menjadi abses/bisul.
Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina
Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.
Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.
Adenocarcinoma Bartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin
Nampaknya yang Anda alami mungkin saja Kista Bartholin atau Bartholinitis yang memang dapat mengempis sendiri. Namun kesimpulan tersebut tidak dapat dipastikan tanpa pemeriksaan pada saat itu.

 

  • Kista bartholin umum terjadi pada wanita usia 20-29 tahun terutama mereka yang belum pernah hamil atau baru hamil sekali. Kista tersebut tidak berbahaya namun dapat menyebabkan nyeri dan membuat jalan menjadi lebih sulit karena dapat terus membesar hingga ukurannya menjadi sebesar telur.
  • Kelenjar bartholin adalah 2 kelenjar yang berlokasi di kanan dan kiri pada bibir vagina yang berfungsi untuk memproduksi lendir untuk lmembasahi/melumasi vagina.
  •  Jika kelenjar bartholin tersumbat maka akan menyebabkan pembentukan kista yang berisi cairan. Kista ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau sumbatan lokal karena lendir vagina. Apabila disebabkan karena infeksi, kista tersebut berubah menjadi abses. 

Penanganannya bergantung dari ukuran kista, ada tidaknya infeksi, nyeri atau tidaknya. Kista kecil dapat direndam di air hangat beberapa kali dalam sehari selama 3-4 hari untuk mengurangi nyeri dan agar kista dapat pecah dengan sendirinya. Atau dokter dapat memasang selang kecil / kateter untuk mengeluarkan cairan dari kista.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar