Sukses

Bintik Berair di Telapak Kaki

16 Mar 2017, 14:29 WIB
Pria, 20 tahun.

Halo dok mau tanya, dibagian bawah kaki saya terdapat bintik bintik yang berisi cairan dan gatal. Sebelumnya sempat saya hilangkan satu persatu. Namun muncul lagi bebeberapa bintik-bintik. Ini penyakit apa ya? Dan apa obat oles / obat minum yang bisa saya beli di apotek nanti? Saya ingin sekali sembuh. mohon petunjuk obatnya. Gambar terlampir: https://drive.google.com/open?id=0BzYBSBozWdLSNjBvLUtRbW03UEdUZ1Z5VkVLakZNMk1MQ3pR

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan di kulit berupa bintik berair disebut Pompholyx/Dyshidrotic eczema, dapat disebabkan oleh berbagai penyebab. Faktor pemicu timbulnya penyakit ini sangat beragam di setiap individu, sebagai berikut:

  • Dermatitis kontak (alergi pada bahan tertentu)
  • Infeksi jamur atau bakteri yang telah menyebar
  • Pemakaian obat tertentu
  • Stres emosi
  • Konsumsi makanan tertentu
  • Rokok
  • Kontrasepsi oral
  • Perubahan iklim
  • dan berbagai sebab lainnya yang tidak diketahui

Bisa juga disebabkan oleh Infeksi virus seperti veruka vulgaris, yang disebabkan oleh human papilloma virus. Veruka vulgaris dapat menular dari satu orang ke orang lainnya secara tidak langsung, contohnya apabila seorang penderita veruka vulgaris menapakkan kakinya tanpa menggunakan alas ke sebuah tempat, dan orang lain menapakkan kakinya ke tempat yang sama beberapa saat kemudian, bukan tidak mungkin orang kedua dapat tertular.

Selain itu keluhan di telapak tangan/kaki dapat disebabkan oleh beberapa penyebab, diantaranya adalah alergi terhadap produk iritan sabun, detergen, makanan, dsb. Kondisi ini semakin diperparah dengan kelembaban yang tinggi di bagian tubuh tersebut, misalnya sering berkeringat atau sering terpapar air. Hindari kontak dengan bahan yang ditengarai memiliki sifat iritan, jagalah kebersihan dan gunakan pelembab secara rutin.

Hal yang penting adalah menghindari faktor-faktor pemicu seperti yang disebutkan di atas supaya penyembuhan dapat maksimal dan tidak muncul kekambuhan. 

Untuk diagnosis tepat kelainan kulit dibutuhkan pemeriksaan fisik langsung untuk menilai jenis lesi, lokasi, luas, warna, dan kondisi kulit di sekitarnya. Kami sarankan Anda kembali memeriksakan diri langsung ke dokter spesialis kulit untuk evaluasi optimal.

Kami tidak dapat meresepkan obat tanpa melakukan wawancara medis dan pemeriksaan langsung karena melanggar kode etik kedokteran, apalagi obat kulit ada berbagai jenis tergantung dari penyebabnya. Gambaran klinis atau gejalanya bisa saja sama, tapi penyebabnya berbeda, dan obatnya pun jelas berbeda. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar