Sukses

Flek saat Hamil Muda

16 Mar 2017, 14:25 WIB
Wanita, 28 tahun.

Dokter, saat ini sy sdg hamil 5 minggu. Tp sy kdg masih lupa kl sy hamil, jd masih srg naik turun tangga dan sesekali lari kecil. Bbrp hari yg lalu, sempat ada flek tipis selama 2hari. Saat ini sudah tdk ada flek lg. Sy kmrn ke dokter kandungan dan dokternya bilang bhw trdapat sedikit rongga antara kantung janin dan dinding rahim (terlepas sekitar 20%). Hal itu mgkn akibat dr janin yg tll sering berkontraksi. Maka dokter sarankan sy utk bedrest selama 7hr. Yg mau sy tanyakan dok, apakah kantung yg terlepas sekitar 20% td bs menempel lg spt sebelumnya? Makanan apa yg bs membantu mempercepat proses tsb dok? Dan terakhir, apakah posisi bedrest boleh banyak brgerak spt tdur menyamping bolak balik dok? Terimakasih dokter

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluarnya bercak darah atau flek saat hamil memang perlu mendapat perhatian lebih karena dapat menjadi pertanda suatu bahaya bagi janin yang dikandung, namun memang pada 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan). Beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya flek-flek selama kehamilan diantaranya adalah:

  • Melakukan hubungan seksual selama kehamilan. Biasanya flek-flek darah akan timbul setelah melakukan hubungan seksual saat hamil karena saat hamil serviks (leher rahim) wanita dialiri oleh lebih banyak darah dibandingkan oleh wanita yang tidak hamil, karena itu serviks wanita yang sedang hamil lebih mudah berdarah
  • Keguguran
  • Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)
  • Blighted Ovum (BO). Merupakan suatu kelainan dimana janin di dalam rahim gagal untuk berkembang
  • Infeksi saluran reproduksi oleh jamur, parasit, ataupun bakteri
  • Plasenta previa atau Solusio plasenta (pelesapan plasenta dari dinding rahim). Merupakan penyebab perdarahan yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan. Mungkini yang dimaksud oleh dokter kandungan Anda.

Solusio plasenta dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti trauma pada perut, tekanan darah ibu yang tinggi, atau apabila ibu merokok dan menggunakan kokain selama kehamilan.

Selain itu, ketuban pecah dini, riwayat solusio plasenta sebelumnya, kelainan pembekuan darah pada ibu, kehamilan multipel (lebih dari satu janin), dan usia ibu yang lebih dari 40 tahun ketika hamil juga dapat meningkatkan risiko solusio plasenta.

Apabila tidak dikenali dan ditangani dengan segera, solusio plasenta dapat menimbulkan akibat yang fatal, baik bagi ibu maupun bagi janin yang ada di dalam kandungan. Sangat penting saat ini untuk tetap mengikuti saran dari dokter kandungan Anda dan menghentikan dulu segala aktivitas berat. Segera kontrol kembali jika ada keluhan lebih lanjut

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,
AWK

0 Komentar

Belum ada komentar