Sukses

Susu untuk Anak Susah Makan

16 Mar 2017, 12:56 WIB
Wanita, 38 tahun.

Assalamualaikum wr wb dok. Anak saya umur 3 thn, laki-laki. Dari umur 18 bln dia saya kasih pediasure dan sufor morinaga sampai sekarang. Tambahan pediasure krn di umur segitu dia sdh ga doyan makan nasi, (dr umur 6 bln mpasinya ada nasi, kadang kentang dll), saya sdh berusaha tetap tdk mau, bahkan kalo kami makan di depannya, dia akan menjauh atau kami diminta menjauh (dia muntah kalo bau nasi). Pertanyaannya, apakah tidak apa2 kl dia konsumsi pediasure terus2 an. Ps : saya kasih dia sehari sekali 1 botol sebanyak 240ml pediasure Terima kasih sebelumnya dok. Assalamualaikum

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Beberapa hal yang dapat menyebabkan anak susah makan, dalam hal ini makan nasi, dan cara mengatasinya adalah:

  • Memakan camilan padat kalori menjelang jam makan, seperti permen, minuman ringan, coklat, snack kemasan, dsb. Hal tersebut menyebabkan anak tidak merasa lapar sehingga ketika jam makan anak tiba, ia sudah merasa kenyang. Atur makanan selingan jauh sebelum waktu makan tiba. Berikan camilan yang sehat seperti buah, yogurt, sayuran kukus. 
  • Anak bosan dengan menu makanan, cara penyajian, dan suasana saat makan.
    • Cobalah memvariasikan menu makanan anak. Bila anak tidak mau makan nasi, berikan sumber karbohidrat yang lain seperti kentang, mie, bihun, pasta, makaroni, roti, dsb.
    • Penyajian makanan yang menarik juga dapat meningkatkan antusiasme anak saat makan. Cetak makanan dengan cetakan yang lucu, atur nasi lauk pauk sedemikian rupa sehingga terbentuk karakter atau bentuk tertentu yang anak sukai. Bila anak bosan dengan menu nasi yang terpisah dengan lauk pauk, Anda dapat mempertimbangkan untuk membuat satu jenis makanan dengan kandungan yang sudah komplit didalamnya, misalnya perkedel sayur daging dimana di dalamnya sudah terdapat sumber karbohidrat, protein, dan sayuran. Kemudian sajikan dengan menarik pada anak.
    • Bisa jadi anak juga bosan dengan suasana makan yang biasanya. Ajak anak makan di teras rumah, misalnya. Atau Anda dapat mengajak anak lain yang sebaya dengan anak Anda untuk makan bersama, sehingga waktu makan terasa menyenangkan. Hindari tindakan memaksa atau mencecoki anak dengan makanan karena hal tersebut akan menjadi pengalaman negatif bagi anak dan semakin membuatnya sulit makan di kemudian hari. 
  • Minum susu terlalu banyak. Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan "dewa" yang bisa menggantikan makanan utama seperti nasi, sayur & lauk pauknya. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu. Akhirnya ini membuat anak tidak mengenal rasa lapar dan semakin sulit makan. Susu memang baik dan sangat diperlukan bagi pertumbuhan anak. Secara gizi, susu memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor. Akan tetapi, pemberian susu saja tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi anak secara lengkap. Anak membutuhkan zat gizi lain yang terdapat dalam bahan makanan lain. Selain itu, beberapa penelitian yang telah dilakukan, pemberian susu seringkali berhubungan dengan kejadian obesitas (kelebihan berat badan) pada anak. Berikan susu sesuai dengan yang dianjurkan, tidak secara berlebihan dan bukan sebagai pengganti dari makanan sehari-hari. 

Bila dirasa perlu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak mengenai kondisi anak Anda dan juga untuk mengetahui pola makan yang baik dan sehat bagi anak. 

Demikian informasi ini kami sampaikan. Semoga bermanfaat bagi Anda dan buah hati. 

 

Salam. 

0 Komentar

Belum ada komentar