Sukses

Berkeringat Pada Tangan, Kaki dan Ketiak

15 Mar 2017, 14:45 WIB
Pria, 20 tahun.

Knp tangan kaki sma keteak berkeringat terus dok?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Keluhan Anda mengenai berkeringat pada tangan, kaki dan ketiak pasti sangat mengganggu Anda.

Memang pada dasarnya tangan, kaki dan ketiak lebih mudah berkeringat dibandingkan kulit yang lainnya. Karena kulit pada telapak tangan dan kaki lebih tebal sehingga kelenjar keringat juga lebih banyak. Tangan dan kaki juga adalah bagian yang sering melakukan aktivitas sehingga lebih mudah berkeringat.

Pada ketiak juga demikian, walaupun tidak setebal kulit pada telapak tangan dan kaki, ketiak memiliki banyak kelenjar keringat dan sangat mudah berkeringat. Namun, jika Anda merasa mengalami keringat berlebih mungkin saja Anda mengalami gejala hiperhidrosis.

Hiperhidrosis terdapat dalam 3 bentuk: diinduksi oleh emosi (umumnya terdapat pada telapak tangan, telapak kaki, dan ketiak), lokal, atau umum. Hiperhidrosis sendiri terbagi atas 3 yaitu :

  • Hiperhidrosis fokal primer yaitu kondisi dimana keringat berlebih terjadi pada area tertentu dari tubuh (fokal) di kedua sisi tubuh (umumnya). Lokasi yang sering adalah telapak tangan dan kaki, lengan, kepala, dan wajah.
  • Hiperhidrosis Idiopatik Generalisasi yaitu kondisi dimana seluruh area tubuh mengeluarkan keringat berlebih.
  • Hiperhidrosis Sekunder Generalisasi yaitu kondisi keringat berlebih yang dipengaruhi oleh penyakit lain atau kondisi lain seperti menopause, hipertiroid, diabetes melitus (neuropati perifer), atau stroke. Obat-obatan seperti antihipertensi dan antidepresi juga dapat menyebabkan hiperhidrosis. Keringat berlebih juga melibatkan area yang luas di tubuh dan dapat muncul ketika tidur.

Menurut American Academy of Dermatology, Hiperhidrosis diterapi dengan beberapa cara yaitu :

  • Antiperspirant yang mengandung alumunium klorida heksahidrat, glutaraldehid, formaldehid, dengan kadar tinggi (15%) dengan cara dioleskan di malam hari pada kulit yang kering, daerah berambut (ketiak), dan dicuci di pagi hari. Penutupan daerah yang diberikan antiperspirant dengan plastik juga dapat dilakukan.
  • Teknik Iontophoresis, umum dilakukan pada hiperhidrosis telapak tangan dan kaki. Tangan diletakkan di dalam larutan berisi elektrolit dengan elektrik kadar rendah. Dapat efektif untuk kasus ringan
  • Suntikan Botulinum tipe A. Suntikan ini diberikan di daerah ketiak, telapak tangan dan kaki untuk mengurangi jumlah keringat. Botulinum akan memblok pengeluaran dari neurotransmiter (asetilkolin) dan merupakan terapi yang efektif selama 4-8 bulan. Suntikan ulang perlu dilakukan lagi di kemudian hari
  • Obat oral. Obat jenis glycopyrrolate dan propantheline bromide berfungsi mencegah terstimulasinya kelenjar keringat. Mereka memblok reseptor kolinergik. Beta bloker juga dapat digunakan untuk terapi keringat berlebih yang terjadi karena stres. Namun obat-obatan ini memiliki efek samping sehingga harus dipertimbangkan risk and benefit
  • Operasi. Hal ini dilakukan pada hiperhidrosis berat yang gagal dengan pengobatan lainnya. Operasinya dinamakan Endoscopic Thoracic Sympathectomy (ETS). Operasi hanya dilakukan bila cara konvensional tidak berhasil

Anda juga dapat berkonsultasi ke dokter penyakit dalam untuk keluhan sering berkeringat ini.

Berikut kami sertakan artikel untuk menambah informasi mengenai keluhan Anda.

Waspadalah Jika Tangan Sering Berekeringat!

Hiperhidrosis

Botox untuk Pengobatan

5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Suntik Botox

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam sehat,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar