Sukses

Propofol bukan obat tidur

16 Mar 2017, 11:07 WIB
Pria, 27 tahun.

Assalam'ualaikum Selamat siang dokter maaf menganggu, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan tentang obat trivam profol. Apa bahaya dok?? Masalahnya saya sudah beli via online, bemaksud untuk saya gunakan untuk diri sendiri yg sulit tidur/merasa ngantuk. Dengan harga 300rb masa mau di buang bgtu aja dok?? Mohon di jawab ya dok, terimakasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Obat yang Anda maksud mengandung propofol yang merupakan salah satu obat yang berfungsi hipnosis yang harus diberikan melalui jalur intravena (pembuluh darah) dan bukan dengan cara diminum dan memiliki masa kerja singkat. Dalam dunia medis seringkali digunakan untuk induksi dan pemeliharaan anestesi umum, sedasi untuk pasien dengan ventilasi mekanik dan sedasi secara umum untuk prosedur medis. Jadi propofol bukanlah obat tidur. 

Propofol merupakan obat yang dapat mengurangi anxietas dan tegangan, dan memicu relaksasi dan tidur atau kehilangan kesadaran. Karena itulah, pemberian propofol harus diberikan hanya oleh ahli medis terlatih dan dengan fasilitas monitoring yang memadai untuk memantau jalan napas, tekanan darah dan irama jantung. Hal ini disebabkan karena propofol dapat menyebabkan apnea (henti napas) sementara dan pelebaran jalan nafas yang menyebabkan turunnya tekanan darah.

Yang membahayakan adalah ketika menggunakan obat-obat bersangkutan, pengguna akan merasakan kebutuhan untuk terus menerus meningkatkan dosis untuk mendapatkan efek yang semakin diinginkan karena sel-sel saraf dalam tubuh akan terus membutuhkan dosis yang kian meningkat. Hal ini seringkali menyebabkan pengguna jatuh dalam kondisi overdosis dan mengakibatkan kematian. Padahal, terdapat dosis maksimal untuk penggunaan obat-obat tersebut sekaligus harus adanya kontrol terhadap kejadian efek samping yang mungkin terjadi.

Kami tidak menyarankan Anda mengonsumsi obat tersebut karena obat tersebut bukan untuk diminum langsung. Mengingat banyaknya efek samping yang bisa ditimbulkan (bahkan kematian), kami sarankan agar Anda tidak menggunakannya. 

Untuk itu, hindarilah penggunaan obat-obatan tanpa resep atau pemantauan dokter dan bagi para dokter agar tetap berpegang pada peresepan obat yang berdasar pada kebutuhan pasien bukan pada keinginan pasien.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam, 

0 Komentar

Belum ada komentar