Sukses

Pengobatan Typhoid

16 Mar 2017, 10:51 WIB
Wanita, 18 tahun.

pagi dokter.. pengobatan tipus saya pertama diberi dokter saya obat antibiotik cefixime. setelah obat habis, saya masih merasa demam naik turun, jadi teman saya seorang asdos farmasi memberi saran agar membeli obat tiamfenikol. saya pun membeli, namun menggunakan dosis yg salah yaitu 2 x sehari. setelah saya cek ke rumah sakit, kata dokternya harusnya dosisnya 4 x sehari. lalu dokter memberi obat antibiotik kloramfenikol dengan dosis 4 x sehari, katanya mulai dari awal lagi. dan sekarang obat sudah habis, namun demam masih ada naik turun, saya periksa lagi, kata dokternya kemungkinan daya tahan tubuh saya yg lemah sekrang. yang ingin saya tanyakan apakah akibat salah dosis kemarin dapat menyebabkan bakteri tipus jadi lebih kuat, atau setelah memperbaiki dosisnya, tidak terjadi apa apa? makasiih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Sudah berapa lamakah Anda demam? Apakah ada keluhan lain seperti mual, muntah atau gangguan BAB? Apakah saat pertama kali Anda didiagnosis typhoid dilakukan pemeriksaan darah lengkap? Karena keluhan demam dapat disebabkan oleh berbagai macam sebab dan untuk memastikannya perlu dilakukan pemeriksaan darah lengkap. 

Untuk typhoid memang tidak dapat didiagnosa dengan sekali pemeriksaan, oleh karena dibutuhkan kenaikan dari kadar titer dari pemeriksaan widal. Namun bila memang gejala anda seperti diatas dan pemeriksaan widal anda positif makan dapat disebutkan sebagai gejala typhoid. Disebut gejala oleh karena untuk mendiagnosa typhoid dibutuhkan kenaikan dari widal serta pemeriksaan lain yang lebih detail.

Bila memang anda terkena typhoid, oleh karena penyakit typhoid disebabkan oleh kuman (bakteri) maka diperlukan antibiotik (seperti golongan : chloramphenicol atau ciprofloxacin atau levofloxacin atau thiamphenicol). Untuk diet typhoid : jangan konsumsi makanan pedas, banyak gas, banyak bumbu, sayur dan buah. Diusahakan agar tidak terjadi perangsangan usus yang terlalu berat. Jadi makan bubur dan protein seperti ayam, ikan dan daging. Anda juga sangat memerlukan istirahat. 

Sayang sekali sulit bagi kami untuk menentukan penyebab dari demam Anda yang masih naik turun meski sudah konsumsi antibiotik karena keterbatasan kami untuk melakukan pemeriksaan fisik secara langsung pada Anda. Untuk itu kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri lebih lanjut ke dokter spesialis penyakit dalam guna penanganan lebih lanjut. 

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar