Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Cepat Keluar Saat Berhubungan Intim

16 Mar 2017, 09:16 WIB
Pria, 26 tahun.

Dokter, suami saya usianya 37 tahun. Kami sangat sangat jarang berhubungan seksual. Bahkan setelah saya melahirkan anak pertama kami, kami tidak pernah berhubungan seksual lagi. Anak kami usianya 2 tahun 3 bulan. Saya bingung sama suami saya. Dia itu asal mau memulai hubungan seksual sangat cepat lemas. Jadi kami tidak sempat bercinta, suami saya dah lemas. Begitu di raba langsung keluar sperma nya. Solusi nya apa ya dokter??

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter.

Dari pemaparan keluhan yang terjadi pada suami Anda, kemungkinan suami Anda mengalami Ejakulasi Dini (ED).

Penyebab ejakulasi dini (ED) dapat dibagi menjadi dua, yaitu penyebab ED primer dan sekunder.

Pada sebab yang primer, ED terjadi sejak pertama kali aktif secara seksual. Dengan kata lain, dari waktu pertama kali berhubungan seksual selalu mengalami ED. Penyebabnya seringkali bersifat psikologis.

Pada yang sekunder, ED terjadi setelah sebelumnya memiliki riwayat ejakulasi yang normal. Penyebabnya bersifat psikologis dan fisik. Penyebab fisik misalnya penyakit diabetes, darah tinggi, konsumsi alkohol berlebihdan dan merokok.

Perlu diketahui bahwa rata-rata waktu normal dari mulainya penetrasi hingga ejakulasi adalah 5,5 menit, dengan rentang rata-rata 5-7 menit. Seseorang dianggap mengalami ED apabila ejakulasi terjadi <2 menit. Namun, prinsipnya ED adalah ketidakmampuan mengontrol ejakulasi secara seksual maupun emosional. Durasi ini tidak bersifat saklek, artinya tergantung dari Anda dan pasangan.

Ada pria yang ejakulasi dalam waktu 1 menit tetap 'senang' saja karena pasangannya terpuaskan, sedangkan ada pria yang ejakulasi dalam 10 menit yang merasa mengalami ejakulasi dini karena tidak mampu memuaskan pasangannya.

Bagaimana solusinya?

Pencetus ED yang umum adalah rasa panik, stres, kecanduan obat, masalah dengan pasangan, perubahan status sosial, gangguan ereksi dan libido rendah. Apabila Anda dapat menghindari kondisi-kondisi tersebut diharapkan dapat mencegah ejakulasi dini.

Beberapa cara yang dilakukan untuk mengontrol ejakulasi dini adalah :
1. Jangan menggunakan narkotik atau alkohol.
2. Cobalah untuk relaks atau santai sebelum berhubungan seksual.
3. Bernapas dalam. Salah satu cara yang paling mudah untuk santai ketika berhubungan adalah menarik napas dalam.
4. Melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum berhubungan dapat memperlama fase ereksi
5. Melakukan teknik Stop-Start yang dipopulerkan oleh Masters dan Johson. Teknik ini cukup efektif untuk mengontrol ejakulasi. Cara yang dilakukan adalah :
Pasangan wanita memulai dengan rangsangan pada penis pria dan menghentikannya ketika pria merasakan sensasi yang dapat membuat ejakulasi.
- Pasangan wanita kemudian memberikan tekanan lembut pada penis tepat dibelakang kepala penis sampai sensasi tersebut menghilang.
- Pria bernapas dalam dan merasakan sensasi tersebut dan berusaha mengendalikannya.
- Apabila sensasi sudah menghilang maka rangsangan dapat diberikan kembali oleh pasangan wanita.
- Lakukan berulang-ulang sampai kurang lebih 10 kali

Setelah berlatih metode ini, pasangan dapat melakukan hubungan seksual dengan pasangan wanita berada di posisi atas
Arah pikiran dan konsentrasi. Arahkan pikiran pada sesuatu yang tidak ada sangkut pautnya dengan seks ketika berhubungan badan. Bisa juga sambil memikirkan yang tidak sukai. Hal ini akan mengurangi rangsangan yang diterima.

6. Mengurangi sensitifitas pada penis. Gunakan kondom, cream atau alat bantu seks lainnya yang dapat mengurangi rangsangan yang diterima oleh pihak pria. Kondom yang digunakan sebaiknya yang ukuran tebal agar dapat mengurangi rangsangan yang bakal diterima nanti.
7. Posisi yang tepat. Carilah posisi-posisi hubungan intim yang biasanya dapat anda nikmati dalam waktu yang lama. Pakailah posisi tersebut di awal permainan agar dapat tahan lama dan pasangan anda bisa orgasme atau keluar lebih dahulu.

Teknik ini juga cukup efektif untuk mengontrol ejakulasi. Cara yang dilakukan adalah:

1. Pasangan wanita memulai dengan rangsangan pada penis pria dan menghentikannya ketika pria merasakan sensasi yang dapat membuat ejakulasi.
2. Pasangan wanita kemudian memberikan tekanan lembut pada penis tepat dibelakang kepala penis sampai sensasi tersebut menghilang.
3. Pria bernapas dalam dan merasakan sensasi tersebut dan berusaha mengendalikannya.
4. Apabila sensasi sudah menghilang maka rangsangan dapat diberikan kembali oleh pasangan wanita.
5. Lakukan berulang-ulang sampai kurang lebih 10 kali
6. Latihan ini adalah latihan pengendalian diri di dalam berhubungan intim. Jika keluhan masih belum dapat teratasi, segera menghubungi dokter spesialis andrologi untuk konsultasi lebih lanjut.


Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,


Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar