Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Kemungkinan Hamil Bila Penis Mengeluarkan Cairan Ketika Berciuman

16 Mar 2017, 02:02 WIB
Pria, 21 tahun.

Dokk saya mau tanya Waktu saya dan pacar saya berpelukan sambil berdiri teruz cipokan Waktu itu masih memakai pakaian lengkap terus saya mengeluarkan cairan apakah bisa hamil

Terimakasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter.

Yang Anda alami adalah pengeluaran cairan dari ujung penis saat Anda merasa terangsang dan ereksi.

Cairan pra-ejakulasi, dikenal pula sebagai cairan pra-semen, cairan Cowper, madzi, atau pre-cum, adalah cairan kental dan bening yang keluar dari lubang uretra pada penis laki-laki yang terangsang secara seksual. Kandungan cairan ini mirip dengan semen (air mani atau cairan sperma), tetapi tidak memiliki campuran dari kelenjar semen. Cairan yang dihasilkan kelenjar Cowper ini dianggap sebagai pelumas alami sekaligus penetral asam. Terdapat variasi volume cairan pra-ejakulasi yang dikeluarkan oleh setiap laki-laki. Pada sejumlah orang cairan ini tidak dihasilkan sama sekali walaupun terangsang.

Cairan pra ejakulasi mengandung beberapa bahan kimia yang mirip dengan komposisi air mani. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa air madzi terkadang mengandung sperma yang menyebabkan kehamilan. Sehingga, bagi yang menggunakan teknik senggama terputus dalam mencegah kehamilan ada kemungkinan sperma tetap bisa keluar walaupun sang pria ejakulasi (“keluar”) di luar vagina.

Apa fungsi cairan pra ejakulasi?

  1. Pelumas alami. Cairan pra ejakulasi berfungsi sebagai pelumas alami saat melakukan aktivitas seksual.
  2. Sebagi rambu-rambu. Bagi seorang pria, juga bisa dijadikan tanda bahwa sang istri “sudah siap” ketika dia mengeluarkan cairan ini.
  3. Mempersiapkan jalan bagi sperma. Lingkungan asam pada penis dan vagina (juga sisa urin di lubang penis) berbahaya dan dapat mematikan sperma. Cairan pra ejakulasi dapat menetralkan sisa keasaman dalam uretra yang disebabkan oleh urin dan menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk lewatnya sperma. Demikian juga di dalam vagina yang biasanya bersifat asam, sehingga dengan adanya cairan pre-ejakulasi sebelum keluarnya mani (yang mengandung sperma) dapat mengubah lingkungan vagina untuk kelangsungan hidup sperma.

Apa yang Anda lakukan sebetulnya merupakan bagian dari foreplay sebelum hubungan intim yang sebenarnya. Secara teori, apa yang Anda lakukan tidak akan membuat hamil karena tidak terdapat penetrasi dan ejakulasi di dalam vagina. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar