Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Disfungsi Ereksi

14 Mar 2017, 10:17 WIB
Pria, 49 tahun.

Met pagi dok, mau tanya dokter apa ada dampak penurunan nafsu sex yang di akibatkan dari minum obat hipertensi yang berkepanjangan. Saya sudah 2 thn lebih minum obat itu. Dan yang saya rasakan beberapa bulan terakhir ini saya ga ada nafsu sex sama istri. Dan yang sangat membingungkan lagi alat kelamin saya jadi mengecil. Tolong jawabannya ya dok.. Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Keluhan Anda pasti sangat mengganggu Anda.

Dari gejala yang Anda ceritakan kami menyimpulkan bahwa kemungkinan gangguan yang Anda alami bisa dikategorikan disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

  • Kelainan pembuluh darah
  • Kelainan persarafan
  • Obat-obatan
  • Kelainan pada penis
  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesiali urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Kami sertakan beberapa artikel berikut untuk menambah informasi Anda :

Disfungsi Ereksi Pada Pria
Mengenal Jenis Disfungsi Ereksi
Kembali Ereksi dengan Stent Arteri di Penis
Terapi Akupuntur Bagi Penderita Disfungsi Ereksi

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam sehat,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar