Sukses

Penyebab Gatal Pada Selangkangan

15 Mar 2017, 09:44 WIB
Pria, 21 tahun.

Saya gatal pada selangkangan dok. Bagaimana cara mengobatinya dan obat apa yang harus diberikan agar gatalnya dapat sembuh total

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kemungkinan Anda mengalami infeksi jamur. Penyakit jamur yang mengenai daerah selangkangan seperti yang Anda keluhkan dapat disebabkan oleh jamur dermatofita atau candida, dalam dunia kedokteran disebut sebagai tinea kruris.

Tinea kruris disebabkan oleh jamur dermatofita E.Floccosum, T. Rubrum, dan T. Mentagrophytes. Biasanya mengenai daerah selangkangan atau sisi paha atas bagian dalam, dapat terjadi di kedua paha atau di salah satu paha saja. Keluhan utama adalah rasa gatal yang dapat hebat. Lesi berbatas tegas, tepi meninggi yang dapat berupa bintil-bintil kemerahan atau lenting-lenting kemerahan, atau kadang terlihat lenting-lenting yang berisi nanah. Bagian tengah menyembuh berupa daerah coklat kehitaman bersisik. Garukan terus-menerus dapat menimbulkan gambaran penebalan kulit.

Jamur lain yang sering mengenai daerah lipatan kulit, terutama ketiak, bagian bawah payudara, bagian pusat, lipat bokong, selangkangan, dan sela antar jari; adalah candida. Dapat juga mengenai daerah belakang telinga, lipatan kulit perut, dan glans penis (balanopostitis), sela jari tangan biasanya antara jari ketiga dan keempat, pada sela jari kaki antara jari keempat dan kelima. Keluhan berupa gatal yang hebat, kadang-kadang disertai rasa panas seperti terbakar dan basah.

Selangkangan merupakan bagian tubuh yang mudah lembab karena merupakan area bagian yang terlipat. Terdapat faktor yang mempengaruhi kelembaban di daerah selangkangan seperti aktifitas fisik, kondisi tubuh yang sering berkeringat, berat badan, suhu lingkungan, dan jenis pakaian/celana dalam yang tidak menyerap keringat.

Seseorang dengan berat badan berlebih cenderung memiliki kondisi kulit yang mudah lembab dan berkeringat. Kulit yang lembab merupakan suasana yang baik untuk pertumbuhan kuman dan jamur. Gejala dari infeksi jamur adalah gatal, berbau, lembab, kulit mudah iritasi/kemerahan.

Untuk mengatasi infeksi jamur, dapat dilakukan penanganan nonfarmakologis dan farmakologis. Terapi nonfarmakologis adalah menghilangkan faktor pencetus. Hal ini dilakukan dengan cara mandi teratur dua kali sehari, berganti pakaian dalam setiap kali banyak berkeringat dan setiap kali mandi, menggunakan bahan yang tipis, dan menghindari penggunaan celana ketat. Sebaiknya Anda juga tidak menggunakan handuk ataupun celana bergantian dengan orang lain. Celana Anda sebaiknya juga direndam terlebih dahulu menggunakan karbol (untuk yang berwarna) selama 1 – 2 jam dan pemutih (untuk warna putih) selama 15 – 30 menit. Selain itu, Anda juga harus menjaga kesehatan dan mempertahankan asupan nutrisi yang baik. Karena walaupun dilakukan pengobatan yang teratur tapi jika tidak diikuti dengan penghilangan sumber penularan dan faktor pencetus, jamur akan muncul kembali.

Jika gatal tetap ada dan semakin mengganggu sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit untuk dievaluasi terlebih dahulu. Diagnosis penyakit kulit tidak bisa hanya melalui diskusi namun diperlukan pemeriksaan fisik secara langsung. Apalagi Anda sedang hamil, pengobatannya pun harus hati-hati tidak bisa sembarangan.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

Tim Redaksi Klik Dokter

0 Komentar

Belum ada komentar