Sukses

Minum Sari Kedelai Saat Hamil, Apakah Boleh?

15 Mar 2017, 01:06 WIB
Pria, 20 tahun.

Apakah boleh seorang ibu hamil meminum susu (sari) kacang kedelai setiap hari?, Lalu takaran susu (sari) kacang kedelai untuk ibu hamil seperti apa?

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Konsumsi sari kacang kedelai tidak dilarang bagi ibu hamil serta tidak diperlukan suatu takaran tertentu. Namun, bagi ibu hamil kami sarankan menjalankan pola makanan sehat sebagai berikut:

1. Makanan Berkarbohidrat

Makanan berkarbohidrat sangatlah penting bagi ibu hamil. Karbohidrat tersebut berfungsi sebagai sumber energi khususnya untuk ibu hamil. Energi tersebut sangat berguna untuk pertumbuhan janin, jaringan payudara, dan membentuk plasenta. Beberapa contoh makanan yang mengandung karbohidrat yang baik untuk ibu hamil adalah nasi, kentang, roti, oatmeal/havermout, dan pasta.

2. Makanan Berprotein

Makanan yang mengandung protein juga dinilai penting dalam menjaga kondisi ibu hamil. Protein bagi ibu hamil berguna untuk:

Sebagai zat pembangun atau pembentuk serta memperbaiki jaringan tubuh pada janin seperti otot, tulang, mata kulit, jantung dan hati.
Berperan dalam pembentukan darah
Membantu pembentukan darah, cairan ketuban dan sel-sel janin agar sempurna
Berguna dalam pertumbuhan jaringan dan plasenta bahkan otak
Beberapa contoh makanan berprotein yang harus dikonsumsi ibu hamil adalah daging ayam, daging sapi, telur, tahu dan tempe.

3. Sayuran

Selain memiliki tingkat nutrisi yang tinggi, sayuran juga kaya akan serat yang sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Sayuran dapat berguna melancarkan pencernaan, memberi asupan zat besi, dan meningkatkan sistem imun pada tubuh ibu hamil.

4. Buah-buahan

Buah-buahan sangat bermanfaat untuk ibu hamil dan sang janin. Manfaat buah-buahan untuk ibu hamil diantaranya adalah untuk mencegah terjadinya sembelit, menambah kekebalan tubuh, mencegah terjadinya infeksi, dan membantu perkembangan pada janin. Beberapa contoh buah-buahan yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil adalah jeruk, alpukat, pisang, apel, mangga dan lain-lain.

5. Asam folat
Asam folat untuk ibu hamil berfungsi untuk mencegah terjadinya kecacatan pada tulang belakang dan otak janin. Oleh sebab itu, ibu hamil memerlukan asupan asam folat sebanyak 600mg setiap harinya. Asam folat bisa didapatkan dari sayur-sayuran seperti sayur bayam, bit, kubis, brokoli, asparagus, seledri, jagung dan kaelan. Selain sayuran, asam folat yang bagus untuk ibu hamil juga bisa ditemukan pada buah-buahan seperti pisang, jeruk, tomat, melon, strawberry, papaya, kacang-kacangan, Ikan salmon dan hati ayam.

 

Selain hal-hal tersebut diatas, terdapat beberapa jenis zat yang patut dihindari oleh ibu hamil karena dapat membahayakan kondisi ibu hamil dan juga kondisi janin. Beberapa jenis zat tersebut adalah:

1. Alkohol
Ibu hamil disarankan untuk menghindari asupan alkohol. Konsumsi alkohol dapat menyebabkan kelahiran prematur, gangguan mental retardasi, kelahiran cacat dan rendahnya berat badan bayi ketika lahir.

2. Kafein
Ibu hamil harus membatasi asupan kafein tidak lebih dari 300 mg perhari.

3. Pemanis Buatan
Ibu hamil tidak disarankan untuk menggunakan sakarin (pemanis buatan) selama masa kehamilan, karena pemanis buatan tersebut dapat menembus plasenta dan menumpuk di jaringan janin sehingga menimbulkan dampak buruk bagi janin tersebut.

4. Makanan Mentah
Ibu hamil disarankan untuk menghindari asupan makanan mentah, bahkan ikan mentah sekalipun. Hal itu dikarenakan makanan mentah banyak yang mengandung bakteri dan virus. Ibu hamil yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan mentah bisa menyebabkan kontraksi dini. Selain itu dengan mengonsumsi makanan mentah, janin juga dapat terinfeksi dengan virus toksoplasmosis.

 

Demikian, semoga informasi yang diberikan bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar