Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Bagaimana Agar Sukses Di Malam Pertama?

15 Mar 2017, 00:33 WIB
Pria, 28 tahun.

Gimana caranya agar malam pertama itu sukses dok.thq

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Mitos bahwa hubungan malam pertama harus sukses merupakan salah satu mitos menyesatkan yang beredar di masyarakat. Persepsi bahwa hubungan malam pertama harus selalu penuh gairah dan menjadi penentu keberhasilan hubungan intim berikutnya seringkali menjadi sumber masalah untuk hubungan intim kedua, ketiga dan berikutnya. Bila malam pertama kurang berhasil, pasangan seringkali menjadi kecil hati dan mempengaruhi mood pada saat melakukan hubungan intim berikutnya.

Kenyataannya, malam pertama merupakan malam “percobaan” ketika pertama kalinya suami-istri saling mengeksplorasi diri lebih intim. Kegagalan adalah hal yang wajar dan normal. Pada dasarnya hubungan intim adalah suatu “latihan”. Semakin lama Anda akan semakin memahami serta mengenal pasangan Anda dan menjadi mahir. Jangan menjadi kecil hati bila malam pertama Anda tidak seindah yang Anda bayangkan dan jangan terjebak pada ‘prototype’ film biru. Diperlukan komunikasi sepanjang hidup, sedikit variasi di sana-sini, pemahamam wilayah sensitif dan penyegaran sesekali untuk mengkategorikan suatu hubungan intim yang sukses.

Anggapan bahwa malam pertama harus disertai orgasme kedua belah pihak merupakan bentuk penyesatan lainnya yang menjadi sumber bencana pada hubungan intim di malam-malam berikutnya. Karena mitos ini, seringkali pihak istri memalsukan orgasme sehingga akhirnya tidak terjadi komunikasi sehingga istri seringkali tidak merasakan orgasme dan suami tidak tahu menahu mengenai hal ini.

Padahal, siklus respons seksual pria dan wanita memang tercipta berbeda sehingga seringkali memang suami dan istri tidak dapat merasakan orgasme bersamaan atau istri seringkali tidak mengalami orgasme. Hal ini merupakan sesuatu yang harus dipahami pasangan suami-istri, dikomunikasikan bersama dan diperlukan kerja sama dari kedua belah pihak agar suami dan istri dapat merasakan kepuasan dan kenikmatan bersama.

Demikian, semoga informasi yang diberikan bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar