Sukses

Foreplay Yang Baik

14 Mar 2017, 14:13 WIB
Wanita, 35 tahun.

bgimna cara foreplay yg baik utk pasangan

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter.

Wanita tidak seperti pria yang mudah sekali terangsang dengan sedikit sentuhan. Wanita membutuhkan rangsangan yang cukup adekuat, perlahan namun pasti untuk membawanya ke puncak kenikmatan. Apabila foreplay yang kalian lakukan belum adekuat, maka perbaikilah dengan memperpanjang foreplay dan meningkatkan rangsangan di titik peka Anda.

Pemahaman akan wilayah sensitif masing-masing pasangan juga akan sangat membantu proses pencapaian orgasme.

Setiap individu memiliki wilayah sensitif yang berbeda-beda pada tubuhnya. Untuk itu kami sertakan artikel"Wilayah Sensitif" sebagai panduan tips untuk mengeksplorasi wilayah sensitif Anda dan pasangan untuk memaksimalkan hubungan seksual antara Anda dan pasangan Anda.

Pada wanita, organ seksual yang dapat menimbulkan rangsangan berada pada bagian leher, payudara, paha bagian dalam, titik G-spot pada vagina, dan klitoris. Rangsangan terbesar organ seksual yang dapat menyebabkan orgasme adalah titik G-spot dan klitoris.

G-spot wanita umumnya berada sekitar 3-5 cm dalam vagina sehingga ukuran penis 8 cm saja sudah mampu mencapainya, sedangkan klitoris terletak pada pertemuan bibir vagina bagian dalam, sisi atas. Apabila kedua titik ini dirangsang maka orgasme dapat terjadi. Penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) hanya dapat menyebabkan orgasme pada 15-20% wanita. Dinding dalam vagina itu memiliki sedikit ujung saraf, jadi tidak begitu sensitif terhadap rangsang sentuhan. Bahkan, sebetulnya ketika seorang perempuan mengalami orgasme atau klimaks sewaktu berhubungan intim, stimulasi fisik yang utama justru bukan dari penis melainkan gesekan tulang pubis pria pada klitoris dan area di sekitarnya (yang sangat sensitif karena memiliki banyak ujung saraf). Maka, perlu diingat bahwa kepuasan istri Anda bukan diukur dari penetrasi semata, melainkan pemahaman akan wilayah-wilayah sensitif yang dapat meningkatkan gairah dan juga memaksimalkan kepuasan masing-masing pasangan dalam hubungan seksual.

Apabila memang masih belum dapat terangsang dengan foreplay adekuat, maka harus ditelusuri lagi secara mendalam apa yang melatarbelakangi gangguan ini, mungkin saja gangguan hormonal, stres, terlalu lelah, banyak pikiran, dan sebagainya.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar