Sukses

Nyeri Sendi Saat Jongkok

14 Mar 2017, 09:56 WIB
Pria, 46 tahun.

sendi sendi kaku susah jangkok rasanya ga kuat tapi jalan masih bisa cuman kalo jongkok harus pelan baru bisa ini kenapa ya dok

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah nyeri/ngilu yang Anda rasakan saat duduk atau jongkok adalah pada daerah lutut? Nyeri pada daerah lutut dapat berasal dari lutut itu sendiri atau dari tempat lain (seperti pinggang, pergelangan kaki atau punggung bagian bawah) karena adanya persarafan yang saling berhubungan. Struktur dari lutut terdiri dari tulang, tulang rawang, tendon, ligamen dan bursa. Kelainan atau gangguan pada struktur tersebut dapat menimbulkan nyeri. Penyebab nyeri lutut yang paling sering antara lain infeksi, peradangan (rheumatoid arthitis, osteoarthitis, dll), atau cedera.

Dari deskripsi yang anda berikan, masih terdapat beberapa hal yang belum jelas, seperti sejak kapan nyeri tersebut muncul? apakah nyeri dirasakan terus menerus atau hilang timbul? apakah disertai rasa kaku ketika bangun tidur? apakah sendi terlihat berwarna kemerahan? bagaimana sifat nyeri yang anda rasakan? apakah terus menerus atau hilang timbul, apakah terasa nyut-nyutan, seperti ditusuk,dll? apakah nyeri menghilang dengan beristirahat? apa aktivitas atau pekerjaan anda sehari-hari? adakah riwayat demam sebelum muncul nyeri? adakah riwayat cedera pada sendi yang sakit, Seperti terjatuh, keseleo, cedera saat olahraga? adakah anggota keluarga anda yang juga memiliki sakit sendi seperti anda?

Kami tidak dapat mengetahui penyebab pasti keluhan yang Anda rasakan karena keterbatasan untuk melakukan pemeriksaan langsung, namun kami menduga keluhan Anda tersebut disebabkan oleh osteoartritis. Osteoarthritis adalah kondisi di mana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi.

Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara osteoarthritis dengan reaksi alergi , infeksi dan invasi fungi/mikosis (jamur) . Riset lain juga menunjukkan adanya faktor keturunan (genetika). Beberapa faktor risiko terjadinya osteoartritis adalah sebagai berikut:

  • Kelebihan berat badan
  • Aktifitas fisik yang berlebihan, seperti para olahragawan dan pekerja kasar
  • Menderita kelemahan otot paha
  • Pernah mengalami patah tulang disekitar sendi yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat
  • Keluhan biasanya disebabkan cedera akibat keseleo, bekerja terlalu berat, terjatuh atau melakukan olahraga berat. Tatalaksana terhadap OA secara umum dapat dibedakan menjadi tatalaksanan non bedah dan bedah. Tatalaksana non bedah berupa obat-obatan, perubahan pola diet, fisioterapi, serta modifikasi aktivitas.

Perubahan pola makan dapat dilakukan dengan tidak mengonsumsi berbagai makanan yang kaya akan kandungan lemak dan kolesterol yang dapat meningkatkan berat badan dan memperberat OA yang terjadi. Makan makanan 4 sehat 5 sempurna secara seimbang serta perbanyak buah dan sayur. Terapi obat-obatan berupa antinflamasi non steroid merupakan penatalaksanaan utama pada OA. Pengobatan ini selain membantu menghilangkan gejala nyeri juga dapat mencegah perburukan yang dapat terjadi.

Untuk memastikan penyebab nyeri pada sendi Anda, perlu dilakukan pemeriksaan secara langsung dan beberapa jenis pemeriksaan penunjang yang diperlukan agar dapat diketahui dengan pasti sumber penyebab timbulnya nyeri yang Anda alami. Oleh karena itu, kami sarankan agar Anda melakukan konsultasi langsung ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam atau Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang sesuai, seperti pemeriksaan Rontgen, pemeriksaan darah rutin, pemeriksaan faktor rhoumatoid, atau bahkan dilakukan analisa cairan sendi.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar