Sukses

Mengidap Penyakit Hepatitis B

13 Mar 2017, 18:15 WIB
Wanita, 22 tahun.

Slamat pagi dok, saya mau brtanya. Bln Kmren tman saya di diagnosa hepatitis B. 3 minggu selanjutnya dia tes di rumah skit swasta hasil hbsAg non reaktif, hbsAg kuantitatif non reaktif dan Hbs reaktif Pertanyaan saya 1. Apa kah mash ada virus hepatitis ditubuhnya? 2. Aktivitas atau obat2 apa yang tdk boleh konsumsi? 3. Apakah perlu dilakukan vaksin hepatitis B? Bila perlu kapan kira2 bisa dilakukan Terimakash dokter. :) saya tunggu jwbn dr dokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Hasil laboratorium HbsAg reaktif artinya teman Anda terinfeksi oleh virus hepatitis B.

Hepatitis (radang pada hati) B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati. Hepatitis B merupakan penyakit hepatitis yang paling sering terjadi yang jarang diketahui orang awam, padahal virus ini lebih infeksius 100 kali daripada HIV. Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan;

  • Kontak langsung darah dengan darah
  • Hubungan seksual yang tidak aman
  • Penggunaan jarum suntik tidak sterilTertusuk jarum suntik yang terinfeksiJarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing
  • Pada saat kehamilan – penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan
  • Penggunaan pisau cukur bersama
  • Tranfusi darah

Sekitar sepertiga kasus dari penderita hepatitis B dapat tidak mengalami gejala sama sekali. Sisanya, penderita hepatitis B dapat mengalami beberapa gejala seperti penyakit flu, disertai dengan badan leas dan nyeri, sakit kepala, demam, nafsu makan menurun, diare, badan terlihat kuning (ikterik), mual dan muntah.

Pengobatan untuk hepatitis B kronik mencakup pemberian obat antivirus seperti lamivudine dan interferon alpha. Namun, sebelum diberikan pengobatan, diperlukan pemeriksaan serologi hepatitis B yang lengkap, misalnya kadar HbeAg dan HBV-DNA serta fungsi hati (SGPT dan SPOT). Hal tersebut bertujuan untuk menilai apakah terdapat indikasi untuk diberikan terapi antiviral, dan untuk memantau perkembangan penyakit setelah diberikan obat. Vitamin hati yang Anda konsumsi juga dapat membantu melindungi fungsi hati. Namun tetap diperlukan obat antivirus untuk pengobatannya.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar