Sukses

KB Suntik 3 Bulan dan Belum Punya Anak

13 Mar 2017, 12:28 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok saya mau tanya bagaimana jika seseorang ikut kb suntik 3 bln selama beberapa tahun tp blm pny ank....

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter

Halo, kami memahami kekhawatiran AndaApakah yang Anda maksud dengan badan saya terus turun? Apakah berat badan?

Kontrasepsi suntikan KB 3 bulan mengandung long-acting progestin, yaitu Norestiteron enantat (NETEN) dengan nama dagang depomedroksi progesterone acetat (DPMA), 150 mg yang diberikan setiap 3 bulan. Hormonal ini akan berfungsi sebagai alat pencegah kehamilan dengan cara kerja mempengaruhi sistim hormon di dalam tubuh. Sehingga ketika menggunakan KB Suntik tentunya kemungkinan memiliki anak menjadi lebih kecil.

Setelah Anda berhenti menggunakan KB Suntik, kembalinya kesuburan yang ditandai dengan teraturnya siklus menstruasi setelah berhenti KB suntik memang memerlukan waktu yang bervariasi. Kesuburan tidak akan langsung kembali setelah penghentian KB suntik. Pada pemakaian KB suntik 3 bulan (KB suntikan progestin), siklus menstruasi yang teratur akan kembali terjadi dalam waktu 6 bulan-1 tahun setelah pemakaian suntikan KB dihentikan. Pengembalian kesuburan untuk kehamilan 5-7 bulan setelah penghentian suntikan.

Definisi infertilitas (tidak subur) adalah penyakit sistem reproduksi yang ditetapkan dengan adanya kegagalan mencapai kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Penyebab infertilitas dapat disebabkan oleh laki-laki maupun wanita.

Penyebab infertilitas pada laki-laki secara garis besar dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :

  • Kondisi dimana jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma menjadi buruk (varikokel, paparan toksin dan bahan kimia, paparan radiasi)
  • Kondisi dimana sperma tidak dapat dikeluarkan (ejakulasi dini, sumbatan saluran semen)

Penyebab infertilitas pada wanita dapat disebabkan oleh :

  • Kelainan ovulasi (produksi sel telur)
  • Kelainan rahim (kanker, endometriosis, mioma, perlekatan rahim ke organ dalam perut)
  • Sumbatan saluran telur

Pemeriksaan penyebab infertilitas pada sebuah pasangan dilakukan oleh kedua pihak baik pria dan wanita. Untuk menentukan penyebab infertilitas pria dapat dilakukan dengan pemeriksaan analisa sperma. Sedangkan untuk menentukan penyebab infertilitas wanita dapat dilakukan antara lain dengan USG, HSG (Histerosalpingografi) untuk menentukan ada tidaknya sumbatan saluran telur, analisa hormon, dan laparoskopi (teknik melihat ke dalam perut tanpa tindakan pembedahan besar).

Hubungan seksual juga perlu dilakukan terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan istri melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. 

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

Jika Anda telah melakukan hubungan seksual secara teratur selama satu tahun dan belum dikarunia momongan maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan dan suami Anda ke dokter spesialis Andrologi.

 

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar