Sukses

Keputihan Berbau namun Tidak Gatal

11 Mar 2017, 12:42 WIB
Wanita, 31 tahun.

Saya gak tahu ini keputihan biasa atau bukan dok tpi ini sangat mengganggu, pakaian dalam saya sering basah karena keluarnya cairan berwarna putih dan berbau tidak ada rasa gatal, perih atw yg lain hanya berbau dan tidak stp hari hanya kadang2 keluar cairan putih dan berbau, kalau pas datang Bulan saya tidak takut karena normal, saya sudah menikah dan belum punya anak, saya takut karena keputihan tidak bisa punya anak,klw harus ke dokter terus kedokter apa dan langkah apa yang harus saya lakukan Dokter tolong di jawab cepat, saya butuh jawabannya Terimakasih.... YY.... Jakarta

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

# Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
# Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
# Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
# Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
# Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar