Sukses

Kista Ovarium dan Gangguan Haid

11 Mar 2017, 10:23 WIB
Wanita, 24 tahun.

Gol darah blm tau dok ..hhe Sprtinya O Dok, saya wanita lajang ada masalah tidak menstruasi selama 1th lebih ,menstruasi awal di usia 13th lancar rata2 5-6hr setiap bulannya ..baru belakangan 1th lebih ini mengalami gangguan menstruasi, Sudah periksa dokter ada kista ovarium ukuran 2,9cm sama 4cm kalo gak salah ..sempet d kasih berbagai macam pil spt pil kb tapi bukan pil kb , tapi tdk kunjung menstruasi juga .. Anjuran dokter utk tetap observasi ..tapi tdk d kasih obat .. Ada kah solusi nya dok ? Saya pengen kembali menstruasi lancar setiap bln nya seperti wanita normal lainnya .. Ada juga kekhawatiran takut tdk bisa punya anak nantinya .. Mohon bantuannya dok, trims.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda

Kista ovarium merupakan kantong berisi cairan di dalam atau di permukaan ovarium (indung telur). Wanita memiliki dua ovarium di sisi kiri dan kanan rahim. Sel telur berkembang dan menjadi matang di dalam ovarium dan dilepaskan setiap bulan selama usia reproduksi.

Sebagian besar wanita mengalami kista ovarium pada suatu waktu tertentu dalam hidupnya. Seringkali kista ovarium ini jinak dan tidak bergejala. Sebagian besar juga akan hilang tanpa pengobatan apapun dalam beberapa bulan. Namun, sebagian kecil dapat pecah dan menyebabkan gejala yang serius.

Pengobatan kista ovarium tergantung usia, jenis dan ukuran kista ovarium serta gejala yang dialami. Pada sebagian besar kasus, kista ovarium diamati dan diperiksa ulang apakah kista tersebut menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Umumnya hal ini yang akan dilakukan pertama kali apabila tidak ada gejala dan USG menunjukkan ukuran kista yang masih kecil. Pil KB dapat mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru di masa depan dan mengurangi risiko kanker ovarium.
Bila kista besar dan terus menerus tumbuh atau menteap setelah 2-3 siklus haid, dokter akan menyarankan pembedahan. Kista yang menyebabkan nyeri dan gejala lain juga dapat diangkat.

Beberapa kista ovarium dapat menyebabkan penurunan kesuburan. Hal itu tergantung pada jenis kista ovarium yang dialami. Kista ovarium yang dapat mempengaruhi kesuburan adalah:

  • Endometrioma - kista endometriosis (berasal dari jaringan yang seharusnya ada di dalam rahim, namun tumbuh di luar rahim)
  • Kista ovarium akibat sindrom ovarium polikistik - banyak ksita kecil di dalam ovarium, haid tidak reguler dan kadar hormon tidak seimbang

Sedangkan jenis kista berikut umumnya tidak mempengaruhi kesuburan, kecuali berkembang menjadi sangat besar:

  • Kista fungsional - kista folikular atau kista korpus luteum, terjadi pada saat siklus haid normal
  • Kistadenoma - pertumbuhan dari permukaan ovarium
  • Kista dermoid - Kista padat yang mengandung kulit, rambut bahkan gigi (bukan cairan).

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Kelainan pada kandung telur (PCOS/kista ovarium)

Selain masalah hormon, dapat juga disebabkan oleh masalah organik seperti mioma uteri, kista, adenomiosis.

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah:

Hindari Aktifitas Fisik yang Berat
Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

Hindari Stres
Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

Asupan Gizi
Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.


Jika keluhan dirasakan semakin mengganggu. Kami sarankan agar Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar