Sukses

Asam Lambung Naik Hingga Kerongkongan Bila Di Luar Rumah

11 Mar 2017, 09:57 WIB
Pria, 28 tahun.

Halo Dokter saya Nugraha,Pria 28 thn.. saya mau bertanya seputar kesehatan saya, sudah hampir satu tahun ini saya merasakan hal aneh dalam diri saya, setiap saya pergi keluar rumah, saya merasakan ada sesuatu yag mengganjal di kerongkongan saya, sulit sendawa tetapi jika di paksakan sendawa akan mengeluarkan seperti air ludah tetapi sangat berbusa, dan selama saya diluar rumah saya akan merasakan hal itu terus..dibarengi pikiran saya selalu tertanam (kalau saya pergi harus dekat dengan RS) agar kalau kenapa2 saya bisa tertolong, karena sebelumnya saya pernah tiba2 seperti merasakan sesak nafas, dan di bawa ke ugd alhasil sya di diagnosa terkena asam lambung..dan yg lebih aneh kalau saya pulang kerumah smua perasaan itu hilang ( normal )..itulah yg saya rasakan saat ini Dok, mohon pencerahan.tks

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terimakasih karena Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Melihat gejala Anda, gejala fisik berupa asam lambung yang naik hingga kerongkongan kemungkinan besar bukan disebabkan adanya gangguan di organ pencernaan Anda, tetapi lebih kepada adanya gangguan kecemasan pada Anda. Perasaan tidak tenteram karena khawatir atau takut disebut sebagai kecemasan. Bila kecemasan berlarut-larut dan terus dirasakan, bahkan setelah tidak ada lagi yang perlu dicemaskan, hal itu bisa menjadi gangguan. Gangguan kecemasan sendiri dapat menjadi awal suatu kondisi yang serius apabila rasa khawatir dan takut timbul secara konstan.

Berikut adalah gejala-gejala umum Gangguan Kecemasan yang perlu Anda ketahui :

- Perasaan panik, takut, dan gelisah
- Susah tidur
- Tangan dan / atau kaki dingin atau berkeringat
- Sesak napas
- Jantung berdebar-debar
- Ketidakmampuan untuk diam dan tenang
- Mulut kering
- Mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki
- Mual
- Otot tegang
- Pusing


Sudahkah Anda terbuka dengan keluarga mengenai kecemasan yang Anda alami? Karena dukungan keluarga dan sahabat sangatlah penting untuk mengatasi hal ini. Jika Anda merasa kecemasan tersebut sudah mengganggu kualitas hidup Anda kami sarankan Anda mengunjungi Dokter Spesialis Psikiatri untuk konsultasi lebih lanjut. Dokter akan membantu Anda dengan mendengarkan keluhan Anda dan membantu Anda mencari penyelesaian yang tepat untuk ketakutan Anda. Gangguan cemas yang berat akan memerlukan behavioral therapy dan obat-obatan anxiolitik (anti cemas), namun obat tersebut hanya dapat diberikan jika diagnosis cemas sudah ditegakkan.

Mungkin Anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi gangguan cemas yang Anda alami, seperti :

Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat serangan
Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya
Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut
Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan
Anda perlu bersabar mengatasi masalah ini karena memang memerlukan waktu yang cukup lama. Jangan mudah putus asa.

Kami menyarankan Anda juga untuk menciptakan suasana pikiran positif dalam diri Anda, berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan :

1. Bersyukur
Jangan berfokus pada apa yang tidak Anda miliki. Cobalah untuk mengingat hal-hal baik yang menjadi milik Anda, ingatlah semua hal baik yang pernah terjadi pada Anda. Bersyukur atas hidup dan menghargai apa yang Anda miliki adalah peraturan pertama untuk selalu berpikir positif.

2. Pilih teman-teman yang suportif
Terkadang, pikiran negatif juga bisa menular. Untuk itu, jangan tempatkan diri Anda di tengah para pengeluh. Lebih baik, pilih teman-teman yang selalu memberikan dukungan, bersemangat, dan berpikir positif setiap hari. Cepat atau lambat, Anda akan merasakan energi mereka mempengaruhi semangat Anda.

3. Hilangkan drama
Punya teman yang 'beracun' atau selalu membuat hidup Anda penuh drama? Tinggalkan mereka segera. Berada terus bersama mereka bisa membuat pikiran negatif menempel terus-menerus pada Anda.

4. Ambil tanggung jawab
Ingat, Anda memang tak bisa mengendalikan apa yang akan terjadi. Namun Anda selalu bisa mengendalikan pikiran, perasaan, dan tindakan Anda sendiri. Jadi, ketika ada hal buruk yang terjadi, katakan pada diri Anda: "Aku bertanggung jawab pada perasaan dan pikiranku, dan aku memutuskan untuk merasa bahagia dan tegar."

5. Ubah 'tidak bisa' menjadi 'bisa'
Ini mungkin membutuhkan latihan, namun jelas bisa berhasil jika Anda tekun menerapkannya. Cobalah untuk mengubah struktur kalimat Anda, yang negatif menjadi positif. Misalkan: "Kenapa pekerjaanku berantakan?" menjadi "Hasil kerjaku kali ini memang tidak memuaskan. Tapi selanjutnya aku pasti bisa lebih baik." Jika terus diterapkan, hal ini bisa mengubah persepsi Anda.

6. Berbuat baik
Berbuat baik pada orang lain bisa membawa dampak besar bagi Anda. Ingat ketika membantu orang lain memberikan rasa bahagia dan puas? Perasaan itu bisa membuat Anda merasa lebih positif.

7. Lihat sisi baiknya
Setiap situasi selalu memiliki dua sisi jika Anda bisa menemukannya. Untuk itu, cobalah cari sisi positif pada setiap situasi. Lebih fokus pada sisi positif sesuatu akan memberikan kekuatan besar pada diri Anda untuk mengubah keadaan.

8. Istirahat
Setiap orang perlu istirahat dan menenangkan diri sesekali. Istirahat bisa saja berarti memelankan langkah ketika berjalan, merenung sejenak tentang apa yang sudah Anda lakukan, serta menyegarkan pikiran dari rasa khawatir dan cemas.

9. Tentukan tujuan
Menjadi kapten bagi diri dan keinginan Anda sendiri adalah suatu keharusan. Jangan mau terombang-ambing oleh pendapat orang lain mengenai diri Anda. Putuskan apa yang ingin Anda lakukan. Tetapkan standar milik Anda sendiri. Mengikuti jalan yang Anda putuskan sendiri akan memberikan rasa percaya diri yang tinggi.

10. Tertawa
Apapun yang terjadi, jangan lupa untuk menyempatkan diri tertawa. Tertawalah pada humor, film lucu, pada lelucon yang dibuat saudara atau anak Anda. Tawa mampu meredakan stres dan mengingatkan diri Anda untuk tidak terlalu serius ketika ada masalah.

Bila memang cara-cara di atas tidak mampu mengatasi keluhan Anda, anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan.

Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar