Sukses

Tuba Non Paten dan Azoospermia

10 Mar 2017, 16:35 WIB
Wanita, 31 tahun.

Dok,sy ingin cpt hamil dan sdh melakukan beberapa tes diantaranya tes HSG beberapa waktu lalu krn mengingat usia pernikahan sy sdh menginjak 5th lbh dan suami pun sdh tes sperma tp sya blm ke dokter kandungan lg untuk pemeriksaan lanjutan.Krna kemarin sya periksa d kmpung. Yg ingin saya tanyakan : 1. Knpa setelah tes HSG sya mengeluarkan darah seperti haid tp hanya 2 hari. 2. Hasil dari HSG sya kedua tuba non paten apa artinya dan bagaimana penanganannya. 3. Jika ada pemeriksaan lanjutan apa untuk saya dan suami dan kira2 biayanya berapa krna suami hasil tes nya Ozoospermia. Terima Kasih

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Pertama kami akan menjelaskan sedikit tentang kondisi tuba non paten pada wanita. Kondisi tuba non paten adalah kondisi dimana saluran tuba yang menghubungkan indung telur dengan rahim tersumbat. Penyumbatan tuba fallopi memang dapat menyebabkan kesulitan hamil. Sel telur yang dihasilkan harus melewati saluran ini (tuba fallopi) untuk bisa sampai ke rahim. Jika terjadi penyempitan, maka sel telur tidak akan sampai ke rahim dan sperma tidak akan bertemu dengan sel telur (tidak terjadi pembuahan) setelah penetrasi.

sedangkan azoospermia adalah suatu keadaan dimana tidak ditemukan sperma dalam cairan ejakulat. (semen) Cairan ejakulat adalah cairan yang keluar saat seorang pria ejakulasi. Sperma adalah sel yang diperlukan untuk membuahi sel telur pada proses fertilisasi. Kondisi ini dapat terjadi akibat sumbatan saluran sperma, atau akibat penurunan produksi sperma dalam buah zakar. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisis langsung, pemeriksaan sperma, hingga pemeriksaan hormon.

Dengan tidak adanya sperma yang dibutuhkan untuk membuahi sel telur, tentu tidak akan terjadi kehamilan. Namun azoospermia akibat sumbatan saluran sperma masih dapat diperbaiki dengan jalan operasi, sedangkan azoospermia akibat penurunan produksi sperma tidak. Meskipun operasi yang dilakukan juga tidak bisa menjamin 100% kesuburan seorang laki-laki.

Pemeriksaan analisis sperma yang ideal adalah dengan berpuasa hubungan seksual selama 2-5 hari, tetapi jangan hinggal lewat dari 1-2 minggu. Hal ini bertujuan untuk mendapat kualitas dan kuantitas terbaik dari sperma.

Fruktosa terdapat pada cairan semen. Fruktosa berfungsi untuk memberikan energi pada sperma. Karena air kencing terkontaminasi dengan cairan semen, maka terdapat hasil (+) fruktosa pada air kencing suami.

Konsultasikanlah kembali hasil analisa sperma ini kepada dokter spesialis andrologi untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar