Sukses

Bisul di Bibir Vagina

10 Mar 2017, 14:14 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok saya ada masalah dengan miss V . Dibibir V itu ada kaya bisul tpi lama2 rasa y panas dan seperti kebakar putih kulit y . Cara mengatasi y gmna z dok. saya takut kalo ada penyakit aneh2. Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Daerah bibir luar vagina termasuk daerah yang memiliki kelenjar sebasea. Daerah kemaluan adalah daerah yang cukup lembab karena lokasinya dan selalu tertutup celana dalam. Maka dari itu, kelenjar sebasea ditambah daerahnya yang lembab membuat kulit daerah tersebut menjadi lebih mudah terinfeksi dan dapat menyebabkan keluhan seperti bisul. Maka dari itu penting untuk menjaga kebersihan di area kemaluan.

Secara umum, bintil-bintil di daerah bibir vagina dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, diantaranya:

  • kondiloma akuminata (kutil kelamin)
  • moluscum kontagiosum (infeksi virus pox)
  • herpes simplex (infeksi virus herpes)
  • scabies (infeksi oleh kutu)
  • jerawat
  • kelenjar sebasea yang sedang aktif

Selain itu ada juga beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada daerah bibir vagina. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan benjolan pada bibir vagina:

  • Kista Bartholin/abses kelenjar Bartholin. Kista ini berasal dari kelenjar bartholin yang tersumbat. Setiap wanita memiliki sepasang kelenjar bartholin pada bibir vagina. Kelenjar yang tersumbat menyebabkan munculnya benjolan (kista) dan dapat pula terinfeksi sehingga meradang. Bila sudah radang, maka benjolan akan menjadi nyeri, kemerahan, dan hangat. Bila terdapat nanah kemungkinan sudah menjadi abses/bisul.
  • Fibroma: tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat pada bibir vagina
  • Lipoma: tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.
  • Sarkoma: tumor ganas yang berasal dari jaringan ikat.
  • Adenocarcinoma Bartholin: tumor ganas dari kelenjar Bartholin

Untuk mengetahui jenis benjolan dan penyebabnya diperlukan pemeriksaan langsung. Sebaiknya Anda memeriksakan kondisi Anda langsung ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar