Sukses

Nyeri Kepala Seperti Diperas

08 Mar 2017, 14:09 WIB
Wanita, 31 tahun.

Kepala saya sering nyeri terasa diperas dikepala paling atas pernah terjatuh dari sepeda motor..kmrn sy scanning kepala hasil normal..jd sy mau bertanya kira2 penyakit sy apa ya dok..trus klau berobat kebagian apa..terima kasih sebelumnya dok...

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.


Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dan lain sebagainya. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migrain, tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dan lain-lain. Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh Tension Type Headache (TTH). Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

Untuk memastikan diagnosa keluhan Anda, kami sarankan Anda berkonsultasi ke Dokter Spesialis Saraf untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh serta pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI bila diperlukan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar