Sukses

Tubuh Kurus vs Cacingan

07 Mar 2017, 15:46 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok, tubuh saya kurus apakah ada kemungkinan saya cacingan. Akan tetapi tidak ada tanda2 cacingan seperti yg telah dijelaskan. Pertanyaannya saya, apabila ingin tes di laboratorium, jenis tes apa yg saya pilih, dan bagaimana prosedurnya. Terimakasih.

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter

Kami memhami kekhawatiran yang Anda rasakan. Obat cacing sendiri diberikan hanya kepada penderita yang terbukti cacingan. Penderita cacingan tidak memberikan keluhan yang khas. Bisa saja keluhan yang muncul berupa berat badan tidak naik, kurang nafsu makan, atau bila berat bisa sampai pucat (anemia) dan buang air besar keluar cacing. Sehingga, untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan tinja (feces) untuk melihat apakah ditemukan telur cacing atau larva cacing di feses Anda.

Terdapat beberapa jenis obat cacing. Obat cacing biasanya diberikan single dose (1x pemberian) dan diulang 6 bulan berikutnya. Pemberian obat ini harus di bawa pengawasan dokter.

Untuk meningkatkan berat badan, diperlukan konsumsi energi yang lebih besar daripada energi yang dipakai. Beberapa tips yang dapat anda terapkan untuk menaikkan berat badan adalah:

Makanlah secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang lebih banyak dari biasanya dan ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal. Dalam hal ini, konsumsi multivitamin dapat membantu pemenuhan vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh.
Makanlah lebih banyak makanan sumber energi (karbohidrat) dan protein dari biasanya seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu
Tetap berolahraga secara teratur. Hal ini disebabkan karena beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Di lain sisi, olahraga perlu untuk menjaga tubuh tetap terlihat kencang, mengantisipasi berat badan yang naik beberapa kilogram. Tidak perlu yang terlalu berat, cukup jalan kaki selama 30 menit secara teratur dapat menjaga keseimbangan tubuh
Yang terakhir adalah cukup istirahat agar energi Anda tidak banyak terbuang percuma.

Mulailah menerapkan pola hidup sehat, yakni dengan berolahraga teratur, istirahat cukup, dan pola makan yang sehat. Anda dapat berkonsultasi dengan ahli gizi untuk mengatur menu dan menjaga stabilisasi dari peningkatan berat badan. Namun perlu diingat bahwa selain faktor gizi, kemampuan metabolisme tubuh, dan genetik, terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyertai penurunan berat badan, seperti diabetes (kencing manis), tiroid (kelenjar gondok), atau penyakit keganasan yang memerlukan perawatan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar