Sukses

Bayi 10 Bulan Belum Duduk Sendiri, Normalkah?

07 Mar 2017, 07:12 WIB
Pria, 23 tahun.

Dok, sy mau bertanya anak saya usia 10 bulan namun belum mampu untuk duduk sendiri dan jg merangkak tp anak sya sdh mampu utk melakukan rambatan dan bediri pun sdh kuat apakah anak saya memang tdk melalui tahapan itu ataukah memiliki keterlambatan trimakasih

Terimakasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Perkembangan setiap anak berbeda-beda. Perkembangan anak yang satu belum tentu sama dengan yang lainnya. Perkembangan ini juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan (stimulasi) dan kecukupan gizi. Faktor kematangan fisik anak juga berpengaruh, misalkan anak prematur perkembangannya cenderung lebih lambat dibandingkan dengan anak yang lahir cukup bulan.

Rata-rata bayi sudah dapat duduk tanpa disokong di usia 8 bulan hingga 10 menit dan dapat duduk sendiri di usia 9-10 bulan. Yang perlu Anda lakukan ialah terus melakukan stimulasi untuk anak Anda. Karena anak akan lebih mahir melakukan sesuatu jika diajari berulang kali. Bantu bayi agar bisa duduk sendiri. Mula-mula bayi didudukkan di kursi dengan sandaran agar tidak jatuh kebelakang. Ketika bayi dalam posisi duduk, beri mainan kecil ditangannya. Jika bayi belum bisa duduk tegak, pegang badan bayi. Jika bayi bisa duduk tegak, dudukkan bayi di lantai yang beralaskan selimut, tanpa sandaran atau penyangga.

Pada kasus bayi Anda, sebenarnya tidak ada masalah dalam perkembangan, hanya saja stimulasi dan lingkungan yang perlu disesuaikan agar bayi dapat melalui semua tahapan yang seharusnya pada waktunya.

Mengenai merangkak, tidak semua bayi melalui fase ini. Ada yang bisa duduk kemudian langsung berjalan. Tetapi berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak yang melalui fase merangkak pada waktu bayi memiliki kemampuan motorik dan perkembangan yang lebih baik secara keseluruhan. 

Saat ini belum terlambat bagi anak Anda untuk berlatih merangkak. Anda dapat memulainya dengan meletakkan bayi di atas permukaan datar yang luas (lantai/karpet/tikar). Kemudian taruh sebuah mainan atau benda yang menarik bayi di luar jangkauannya agar ia mau merangkak ke arah benda tersebut. Lakukan ini sesering mungkin di kala bayi sedang aktif.

Selain melakukan stimulasi seperti di atas , Anda juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan dokter spesialis anak sehingga jika memang ditemukan adanya keterlambatan perkembangan dapat ditangani sejak dini.

Kami sertakan pula artikel berikut untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar