Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Sakit Setelah Berhubungan Intim

06 Mar 2017, 15:04 WIB
Wanita, 34 tahun.

Hmpr 1th sy hidup sndri n akhirnya sya menikah.saat berhubungan tdk ada yg aneh yg terjadi.stelah 2hri sya merasakan sakit pda vagina sya n mengeluarkan cairan sprti keputihan tpi tdk bau.sdh 1 mnggu vagina sya msh sakit n terasa sprti bengkak di dlm vagina sya,mojon solusinya Dok..

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah :

Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering

Kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang

Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut

Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim

Infeksi pada vagina

Luka pada vagina

Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri

Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Hal ini dapat terjadi pada saat melakukan hubungan seksual dapat terjadi karena beberapa faktor, karena masalah psikologis, adanya rasa trauma atau cemas berlebihan atau adanya masalah infeksi pada vagina atau kurangnya foreplay di awal sehingga terjadi kurang lubrikasi pada daerah vagina istri Anda Apakah hubungan seksual yang Anda dan pasangan lakukan terasa tidak nyaman atau nyeri?

Beberapa saran yang dapat Kami berikan untuk membuat hubungan seksual Anda lebih nyaman, adalah sebagai berikut:

Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.
Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin istri Anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit penetrasi pada hubungan seksual dapat terjadi.
Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina istri Anda.
Bila nyeri yang Anda rasakan sangat mengganggu kami sarankan agar Anda memeriksakan diri Anda ke dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar