Sukses

Sakit Kepala saat Hamil

06 Mar 2017, 14:58 WIB
Wanita, 21 tahun.

Sakit kepala

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Sakit kepala merupakan keluhan yang sering ditemukan pada ibu hamil. Pada trimester pertama, peningkatan kadar hormon dan aliran darah dapat menjadi penyebabnya. Penyebab lain antara lain dehidrasi, tekanan darah rendah, stres, dll.

Namun, sakit kepala juga dapat menjadi tanda kondisi yang lebih serius seperti pre-eklampsia, sinusitis, dan gangguan neurologis.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengurangi sakit kepala tanpa obat antara lain:

  • Menghindari pencetus sakit kepala. Catat diet, aktivitas, dan kejadian sakit kepala selama beberapa hari untuk mengidentifikasi pencetusnya dan hindari.
  • Lakukan aktivitas fisik secara rutin seperti berjalan atau latihan aerobik tingkat sedang yang lain.
  • Atasi stres. Temukan cara-cara untuk menangani stresor seperti dengan mendelegasikan tugas dan meluangkan waktu untuk bercengkrama dengan sahabat.
  • Praktikkan teknik relaksasi. Coba aktivitas yang menenangkan seperti bernapas dalam dan yoga.
  • Makan dalam jumlah sedikit namun sering setiap harinya. Makan yang teratur dapat menjaga kadar gula darah stabil sehingga mencegah sakit kepala.
  • Minum banyak air. Jaga agar tubuh tidak jatuh ke dalam keadaan dehidrasi.
  • Ikuti jadwal tidur yang teratur. Tidur dan bangun pada jam yang kira-kira sama setiap harinya, bahkan pada akhir minggu.

Ketika sakit kepala menyerang, lakukan:

· Istirahat. Berbaringlah di kamar yang gelap dan sepi dengan mata tertutup.

· Gunakan kompres hangat pada wajah, mata, dan dahi, atau kompres dingin pada bagian belakang leher.

· Minta tolong orang lain untuk memijat bahu dan leher serta dahi.

Jika cara-cara ini tidak menolong, tanyakan ke dokter mengenai pilihan penanganan sakit kepala lain. Umumnya ibu hamil dapat mengkonsumsi asetaminofen atau paracetamol secara aman untuk menangani sakit kepala yang sesekali muncul. Sakit kepala dapat menjadi tanda tekanan darah tinggi yang menjadi bagian dari kondisi preeklampsia namun gejala ini muncul . Karena itu, segera konsultasikan jika serangan sakit kepala sering dan berat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar