Sukses

Sudah Lepas Kontrasepsi, Kenapa Tak Kunjung Hamil?

06 Mar 2017, 08:44 WIB
Wanita, 25 tahun.

Sya IRT dg 1anak dok.. sdah 3 thun lpas KB tpi Blum jga hamil dok,,sya cek k dkter kandungan ktax g da mslah d Rahim sya...dlu mmng lma sya pnya anak stlah mnikah 1 th lbih sya bru pnya anak..apa ada hbnganx dg mslah brhbungan suami istri saya dok

Terima kasih Anda telah setia menggunakan fasilitas ekonsultasi KlikDokter.

Kami sangat mengerti kekhawatiran Anda, dan keinginan Anda, dalam memiliki anak lagi. Kontrasepsi apa yang Anda gunakan sebelumnya? Bila menggunakan kontrasepsi berupa IUD (atau sering disebut spiral) atau pil KB, seharusnya kesuburan bisa kembali dengan cepat. Sementara itu, orang yag memiliki riwayat menggunakan KB implant atau suntik umumnya kesuburan kembali lebih lama..

Seseorang dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas sekunder (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu: belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi, padahal sudah mempunyai anak sebelumnya.

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Kami sarankan Anda melakukan pemeriksaan USG rahim, HSG ataupun kadar hormon. Kondisi tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus juga dapat mengganggu kesuburan.

Analisis semen diperlukan untuk menilai kualitas serta kuantitas sperma pada kasus infertilitas (ketidaksuburan) pria. Selain usia, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pada pria seperti makanan dengan gizi kurang adekuat, stress, obesitas, obat-obat, merokok, pestisida yang terdapat dalam makanan.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur istri Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Periksakan kondisi Anda berdua, agar diketahui sumber permasalahanya dan Anda berdua dapat cepat memiliki buah hati. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan suami dapat segera dianugerahi buah hati lagi ya.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar