Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Dampak Hubungan Seksual yang Berlebih

05 Mar 2017, 17:25 WIB
Pria, 26 tahun.

Kalau kebanyakan seks

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Seks merupakan aktivitas yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Berhubungan intim secara teratur dengan pasangan Anda dapat membuat tidur lebih nyenyak, meningkatkan sistem pertahanan tubuh, bahkan menghilangan stres. (Baca juga artikel ini: Seks Untuk Manfaat Kesehatan)

Namun, seperti hal-hal lainnya, seks bisa berubah menjadi bencana jika dilakukan secara berlebihan dan tidak hati-hati. Apa saja dampak jangka panjang dan jangka pendek dari terlalu seringnya berhubungan seksual dengan pasangan? Berdasarkan teori, salah satu dampak jangka panjang dari hasrat seksual yang tinggi pada usia 20 dan 30-an mempengaruhi risiko seseorang terkena kanker prostat. Hasrat seksual seseorang diatur oleh kadar hormon (androgen) yang dimiliki. Kadar hormon yang tinggi dapat berpengaruh terhadap munculnya kanker prostat.

 

 

Berikut beberapa dampak jangka pendek dari berhubungan seksual yang terlalu sering:

Otot yang tegang
Seperti halnya aktivitas kardiovaskular lainnya, seseorang memiliki risiko mengalami ketegangan otot ketika ia berhubungan seksual terlalu sering. Jangan takut untuk meminta pasangan untuk berganti posisi.

Rasa nyeri dan pembengkakkan
Rasa nyeri dan pembengkakkan biasanya dialami oleh wanita, yang dikarenakan oleh gesekan terus-menerus pada dinding vagina. Lakukanlah gerakan-gerakan yang lembut agar rasa nyeri berkurang.

Dehidrasi
Berhubungan seksual akan membakar kalori dan membuat berkeringat sehingga seseorang akan kehilangan banyak air. Minumlah air putih yang cukup.

Infeksi saluran kemih
Setelah berhubungan seksual, banyak wanita terserang infeksi saluran kemih. Untuk menghindarinya, kosongkan kandung kemih sebelum dan setelah berhubungan seksual. Minum air cukup dan jus cranberry secara teratur juga bisa membantu.

Nyeri punggung bawah
Untuk mengatasinya, cobalah posisi yang cenderung membutuhkan gerakan-gerakan lambat.

Serangan jantung
Sebuah studi menyatakan bahwa dua jam setelah berhubungan seksual, peningkatan risiko serangan jantung adalah tiga sampai lima kali lebih tinggi.

Fraktur penis
Ketika penis tidak diistirahatkan secara maksimal, seseorang berpotensi mengalami fraktur (patah) pada penis. Mereka biasanya langsung tidak dapat ereksi lagi, disertai dengan pembengkakan pada dasar penis dan skrotum. Mereka juga bisa mengalami memar dan pengalaman rasa sakit luar biasa.

Bila Anda merasa sering berhubungan seksual berlebih dan tidak dapat dikendalikan, kami juga menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter guna menentukan penanganan yang paling sesuai bagi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar