Sukses

Kelainan Silinder pada Mata, Mengapa?

05 Mar 2017, 17:25 WIB
Pria, 21 tahun.

Mohon maaf sebelumnya, Saya terkena penyakit Mata silinder - kiri 4(minus ±4,7) Dan kanan 5(minus ±5,8) Keluhan saya, ditahun 2016 saya masih normal melihat malam walaupun dengan kacamata ataupun tanpa kaca, tapi disekitaran bulan juni 2016 hingga sekarang, saya tidak dapat melihat sama sekali ketika tidak ada cahaya. Walaupun ada cahaya tapi redup, Saya dapat melihat tapi jarak nya terbatas ±2-3meter. Terkadang saya ketika terkena sinar secara tiba-tiba maka mata saya akan terasa sakit. Apa ini karna silinder saya tambah parah atau gmna? Mohon bantuannya,, karna saya sedikit frustrasi dengan keadaan saya sekarang,,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Halo! Kami akan menjelaskan sedikit mengenai kelainan silinder pada mata.

Kelainan silinder pada mata, atau dalam bahasa kedokteran disebut astigmatisme, adalah kondisi di mana bentuk permukaan mata yang disebut kornea atau lensa mata yang terletak lebih dalam, memiliki perbedaan kelengkungan pada permukaannya.

Mata normal akan memiliki permukaan yang merata pada setiap arahnya, namun pada astigmatisme terdapat beberapa daerah pada permukaan yang sebagian rata atau cenderung dalam. Ibaratkan seperti telur atau bola rugby (normalnya seperti bola). Keadaan ini menyebabkan sinar yang masuk ke mata akan dibiaskan tidak pada satu titik fokus sehingga objek yang dilihat adalah tidak jelas dan berbayang. Pada umumnya, astigmatisme terjadi sejak lahir dan sebagian lainnya karena trauma, penyakit atau riwayat operasi pada mata.

Untuk mengatasinya dapat diberikan bantuan kacamata lensa silinder. Pemberian kacamata lensa silinder memang tidak bersifat merubah bentuk bola mata yang sudah ada, tetapi membantu agar sinar yang masuk ke mata menjadi dibiaskan pada satu titik fokus dan kemudian objek yang dilihat menjadi jelas. Silinder juga dapat ditangani dengan bedah refraktif LASIK, yaitu dengan cara merubah kelengkungan yang tidak rata menjadi rata. Untuk itu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis mata yang menawarkan penanganan astigmatisme dengan bedah refraktif LASIK.

Kacamata dengan lensa silinder dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mendapatkan penglihatan yang jelas. Namun, jika tidak menggunakan kacamata, seseorang biasanya akan memberikan keluhan seperti melihat jauh kabur sedangkan melihat dekat lebih baik, melihat ganda dengan satu atau kedua mata, melihat benda yang bulat menjadi lonjong, penglihatan akan kabur untuk jauh ataupun dekat, bentuk benda yang dilihat berubah, mengecilkan celah kelopak, sakit kepala, mata tegang dan pegal, mata dan fisik lelah.

Bila Anda merasa bahwa hasil uji refraksi untuk kelainan silinder Anda yang telah dilakukan belum akurat, Anda dapat mencoba melakukannya lagi untuk mengkonfirmasi. Kami juga menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis mata Anda, guna menentukan penanganan yang sesuai untuk Anda.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar