Sukses

Waspada, PCOS Mengintai Kesuburan Anda

04 Mar 2017, 07:58 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok, saya remaja umur 19 tahun. Semenjak pertama kali haid umur 14 tahun haid saya tidak teratur kadang 3 bulan sekali, kadang sebulan sekali atau dua bulan sekali. Pernah juga saya mengalami pendarahan haid yang amat banyak tidak berhenti selama satu bulan. Saya sudah periksa ke 3 spesialis kandungan. Untuk yang terakhir saya diberi obat dan saya disuruh mengkonsumsi cycloproginova 3 sachet (selama 3 bulan) setelah itu haid saya normal kembali. Akan tetapi setelah saya kuliah dan ngekost, haid saya tidak teratur lagi. ' kemarin 3 bulan saya tidak haid lalu saya periksakan ke dokter yang sama . Hasil USG terlihat indung telur menghitam. kemudian saya diberi metformin HCl. Seminggu kemudian saya haid. sekarang sudah sebulan lebih sejak haid terakhir dan saya belum haid. bagaimana ya? apakah itu berpengaruh terhadap kesuburan saya? Karena 3 tahun lagi rencananya saya akan menikah

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima Kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Keterlambatan haid anda kemungkinan disebabkan oleh PCOS. Sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan, pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan. Gejala utama dari penderita PCOS yaitu adanya gangguan pada siklus menstruasi dan adanya peningkatan kadar hormon pria (androgen), seperti berjerawat, pertumbuhan rambut yang berlebih di seluruh tubuh (hirsutism), dll. Namun, beberapa wanita mungkin tidak merasakan adanya gejala-gejala PCOS selain mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan (infertilitas). Infertilitas pada penderita PCOS terjadi karena indung telurnya tidak mampu melepaskan sel telur setiap bulannya. Disamping mengalami peningkatan kadar hormon pria, PCOS juga dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin perifer dan hiperinsulinemia (tingginya kadar insulin dalam tubuh) akibatnya penderita PCOS cenderung akan mengalami gangguan dalam pengaturan metabolisme lemak (lipid) dan pengaturan kadar gula darah (kadar gula darah menjadi tinggi dalam tubuh seperti yang terjadi pada penderita gula darah), sehingga mereka menjadi obesitas.PCOS mepengaruhi infertilitas (gangguan kesuburan ) dikarenakan menyebabkan wanita menghasilkan sikus anovulatoar (tidak mengandung sel telur) akibat dari ketidakseimbangan hormonal. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam, RF

    0 Komentar

    Belum ada komentar