Sukses

Keluhan Perut Begah, Mual

03 Mar 2017, 15:21 WIB
Wanita, 24 tahun.

Akhir-akhir ini perut saya terasa perih, mual-mual dan sangat penuh ketika sy makan ataupun minum padahal sy merasa sangat lapar atau haus. Itu terjadi setiap pagi hingga malam hari selama hampir seminggu ini. Sebelumnya sy memang suka mengkonsumsi makanan pedas dan juga sebelum sakit ini sy minum air jeruk nipis/lemon selama seminggu,di pagi hari atau malam hari. Apakah ini efek dari makanan/minuman yg sudah sy makan sebelumnya? Dan makanan apa yg sebaiknya sy konsumsi agar perut sy tidak sakit dan mual? Haruskan sy memeriksakan hal ini ke dokter? Terima kasih sebelumnya..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.

Halo, Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Kami menduga Anda mengalami sindroma dispepsia. Kami akan menjelaskan mengenai peningkatan asam lambung atau disebut sindrom dispepsia. Sindroma dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Pengobatan sindrom dispepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Awalnya, Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala. Selain dengan pemberian obat anti asam lambung secara teratur, kami sarankan sebaiknya Anda menjaga pola makannya dengan makan lebih sering dalam porsi kecil dan teratur, menghindari makanan pedas, asam, alkohol, kopi, soda, dan makanan yang dapat merangsang pengeluaran gas seperti kol dan menghindari obat-obatan yang menimbulkan luka pada lambung seperti aspirin. Selain itu, stres psikis juga harus dihindari karena dapat memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan.

Jika setelah menjalankan terapi di atas namun tetap tidak ada perbaikan pada keluhan-keluhan anda, kami menyarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. 

Kami juga tidak menyarankan Anda untuk membeli obat secara bebas di apotek tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar