Sukses

Telat Haid 1 Bulan

03 Mar 2017, 13:46 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok.. Saya sudah telat 1bulan.. tapi saya cek ga positif.. Apa karna saya mengalami gangguan haid ya ? Makasih..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.

Halo, Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. 

Terlambat datang bulan memang salah satu tanda kehamilan, namun tidak pasti. Siklus haid memang dapat maju atau mundur, tidak selalu tepat waktu. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. 

Penyebab tidak haid ada banyak sekali, belum tentu terjadi kehamilan. Adapun gangguan siklus menstruasi umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan.

Kehamilan dapat diperiksa dengan test pack 1 hari setelah haid terlambat, meskipun terkadang masih mungkin belum dapat terdeteksi karena kadar hormon kehamilan yang diperiksakan masih rendah. Bila hasilnya agak meragukan (belum terdeteksi), test pack dapat Anda ulang minggu depan atau 2 minggu lagi, bila haid tidak juga datang. Bila memang negatif, berarti kemungkinan besar tidak ada kehamilan.

Tanda-tanda kehamilan lainnya terdiri atas tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti.

Tanda-tanda kehamilan tidak pasti yang dialami dapat bervariasi setiap individunya, antara lain:

  • Sering berkemih
  • Pembesaran dan nyeri payudara
  • Mual
  • Perasaan lelah
  • Daerah sekitar puting susu menghitam
  • Peningkatan suhu tubuh
  • Flek perdarahan karena perlekatan hasil pembuahan ke dinding rahim

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah:

  • Terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaan
  • Terdengar bunyi jantung janin pada auskultasi
  • Terlihat gambaran janin pada USG atau scanning

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa di mana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi Anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Di samping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan bagi Anda dan suami adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

Apabila setelah satu tahun melakukan hubungan intim secara teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi kehamilan belum juga terjadi, perlu dicari penyebab yang mendasari baik dari pihak Anda maupun suami. Anda dapat menjalani pemeriksaan hormonal, USG rahim, atau HSG. Untuk suami, dapat dilakukan pemeriksaan analisa sperma baik secara kualitas maupun kuantitas. Apabila ditemukan adanya kelainan agar dapat segera ditatalaksana sesuai penyebabnya. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda dan suami berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan (untuk istri) dan dokter spesialis andrologi (untuk suami) untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar