Sukses

Kolesterol Tinggi

03 Mar 2017, 13:33 WIB
Pria, 21 tahun.

Selamat sore dok. Mau tanya. Ayahh saya kolesterol.ny tinggi. Menurut anjuran dokter supaya minum SIMVASTATIN. Tetapi walaupun sudah minum obat dan diatur pola makan.nya. untuk minyak juga sudah pakai minyak zaitun tetapi tetap kolesterolnya ttp tinggi. Apakah tubuh ayah saya yang tidak cocok dengan obat tsb? Kemudian, obat apa yang cocok untk ayah saya? Ayah saya umur 53 th, tubuh proporsional

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda.

Sudah berapa lama ayah Anda mengonsumsi obat penurun kolesterol? Agar memberikan efek, konsumsi obat harus teratur dan tetap harus dibarengi dengan penjagaan makanan dan gaya hidup sehat lainnya, misalnya berolahraga.

Kolestrol merupakan suatu substansi lemak yang berguna untuk mendukung fungsi sel serta produksi hormon. Seperti air dengan minyak, kolestrol di dalam darah tidak dapat bercampur hingga untuk transportnya kolestrol memerlukan “angkutan” yaitu LDL (low density lipoprotein - kolestrol jahat) dan HDL (high density lipoprotein - kolestrol baik). Terlalu banyak LDL dalam tubuh dapat menimbulkan komplikasi berupa plak pada jantung atau organ-organ lain. Trigliserid juga merupakan suatu jenis lemak dalam profil kolesterol Anda.

Kolesterol yang tinggi disebabkan oleh konsumsi lemak yang tinggi. Hal yang dapat ayah Anda lakukan adalah dengan mengubah pola hidup: memakan makanan dengan zat gizi seimbang (jangan mengonsumsi lemak berlebihan), rajin berolah raga (disarankan minimal 3x/minggu), banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran. Kurangi makanan fast food/ junk food/ gorengan. Bila perlu, dapat diberikan obat kolesterol dan lemak.

Contoh obat penurun kolesterol adalah simvastatin, atorvastatin, dan robuvastatin. Contoh obat penyerap lemak adalah orlistat. Namun pemakaian keduanya harus dengan pemantauan dokter karena tentunya memiliki efek samping dan bila pemakaian tidak terkontrol maka akan memberikan efek yang tidak diharapkan.

Bila ayah Anda sudah melakukan olahraga dan perubahan gaya hidup dengan benar serta rutin mengonsumsi obat dengan benar namun kadar kolesterol tak kunjung terkontrol, maka perlu dilakukan pemeriksaan dan pemantauan kembali ke dokter spesialis penyakit dalam yang menanganinya. Dokter dapat saja meningkatkan dosis obat dan/atau memberikan kombinasi obat lain atau mengganti jenis obat. Semua tergantung pemeriksaan dokter. 

Makanan yang tinggi akan kolesterol terutama makanan yang mengandung saturated fat seperti makanan siap saji (seperti chicken nugget, burger, sosis) serta jenis-jenis daging, susu, mentega, roti, hati, beberapa jenis seafood seperti udang, kepiting, oyster, cumi-cumi dan kerang.

Makanan rendah kolesterol diantaranya:

Ikan, unggas (ayam, bebek) tanpa kulit, dan potongan daging yang tidak mengandung lemak. Makanan dimasak dengan cara dibakar, dipanggang, atau direbus lebih baik dari pada digoreng

Hindari makanan jadi seperti sosis, bacon, salami. Batasi jenis makanan jerohan seperti hati, ginjal, otak

Gunakan susu, keju, yogurt rendah lemak. Gunakan margarin yang rendah lemak dibandingkan mentega. Batasi kuning telur, putih telur dapat dimakan bebas

Makan sayuran dan buah potong (jangan dijus) serta bahan makanan yang terbuat dari gandum seperti oatmeal, roti gandum

Makanan seperti bawang mentah, salmon, almond, minyak zaitun, alpokat dianjurkan

Banyak makan makanan yang mengandung vitamin C (pepaya, anggur, jeruk, brokoli) dan vitamin E (gandum, almond, kacang tanah)

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar