Sukses

Menunda Menstruasi dengan Obat Primolut N

01 Mar 2017, 09:43 WIB
Pria, 34 tahun.

Saya akan berangkat umroh tgl 7 okt nanti (inshaallah), tp saya ragu apakah saya akan mendapatkan haid atau tidak. Siklus haid saya yg terakhir sbb : 26-30 des 16 24-27 jan 17 4-7 Feb 17 13-14 Feb 17 bagaimana cara aturan pakai primolut N untuk menunda haid saya ketika umroh 7-16 mar? trm kasih Devi

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Primolut N merupakan obat yang mengandung norethisterone BP. Salah satu fungsi obat ini adalah menunda menstruasi. Umum digunakan pada tujuan olah raga, travel maupun rencana operasi.

Konsumsi promolut N 3 hari sebelum rencana tujuan dan dikonsumsi tidak lebih dari 14 hari. Konsumsi obat ini sehari 3 kali dengan masing-masing 1 tablet. Dan periode normal akan kembali setelah 2-3 hari lepas obat. Pada kondisi dimana lupa mengkonsumsi obat dapat menyebabkan flek bahkan menstruasi hal serupa juga terjadi bila mengkonsumsi obat lebih dari 14 hari.

Selain itu obat ini juga digunakan pada beberapa kasus atau indikasi, antara lain:

1. Perdarahan rahim disfungsional;

2. Amenorea primer atau sekunder;

3. Premenstrual syndrome (PMS);

4. Endometriosis.

Obat ini sama seperti obat lain yaitu memiliki kontraindikasi, dimana seseorang dengan kondisi tertentu tidak boleh mengkonsumsi obat tersebut. Bila Anda memiliki salah satu kontra indikasi tersebut, maka tidak disarankan menggunakan norethisterone. Beberapa larangan yang termasuk dalam kontraindikasinya, antara lain:

1. Kehamilan dan menyusui;

2. Riwayat penyakit pembuluh darah;

3. Kencing manis atau diabetes mellitus (DM) dengan gangguan pembuluh darah;

4. Gangguan hati yang berat;

5. Tumor ganas yang dipengaruhi hormone seksual.

Setiap obat memiliki efek samping. Yang dimaksud dengan efek samping adalah kejadian tidak menyenangkan yang telah diketahui sebelumnya. Beberapa efek samping dari obat ini, yaitu perdarahan dari rahim berupa bercak-bercak, menstruasi lebih sedikit jumlahnya atau tidak menstruasi, sakit kepala, mual, dan bengkak pada beberapa bagian tubuh. Setelah penghentian pemakaian biasanya siklus menstruasi akan kembali normal.

Namun kami sarankan, jika tidak mendesak dan tidak terlalu penting, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi obat-obatan ini. Jika terpaksa ingin menunda menstruasi sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap sebelum Anda mengkonsumsi obat ini sendiri.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam sehat,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar