Sukses

Feses bayi hijau

22 Feb 2017, 17:58 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok,saya mau tanya.. Anak saya usianya 4 bulan 19 hari,udah sekitar 2 minggu feses nya berwarna hijau,sehari bisa 2-6 kali pup dok,apa itu masih normal dok?? Karena biasa nya pup nya berwarna kuning,trus sehari paling 1-3 kali aja dok.. Mohon jawabannya dok.. Terima kasih..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Pada anak yang diberikan makanan lain selain ASI, dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada proses pencernaan dan akhirnya membuat feses bayi berwarna hijau. Bahkan sering juga menyebabkan terbentuknya gas yang terlalu banyak sehingga bayi sering kentut dan merasa tidak nyaman.

Pada bayi perubahan warna feses menjadi hijau masih dapat dikatakan sebagai suatu perubahan yang normal, selama tidak disertai oleh keluhan-keluhan lain, seperti nafsu makan menurun, terdapat darah pada BAB, muntah, bayi lebih rewel, berat badan menurun, dan lain sebagainya. Selain itu feses bayi memang umumnya tidak berbentuk, bisa seperti pasta/krem, berbiji (seeded), dan bisa juga seperti mencret/cair. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari.

Feses yang berubah menjadi hijau dapat terjadi karena bayi Anda hanya mengkonsumsi makanan yang mengandung rendah lemak. Lemak biasanya didapatkan oleh bayi dari ASI. Namun bukan berarti semua ASI yang diberikan pasti tinggi lemak. Dalam payudaranya, ibu memiliki ASI depan (foremilk) dan ASI belakang (hindmilk).

Saat bayi menyusu, ia akan selalu menghisap ASI depan terlebih dahulu. ASI depan (foremilk) memiliki banyak kandungan gula dan laktosa tapi rendah lemak. Sementara ASI belakang (hindmilk) mengandung banyak lemak. Pada bayi yang diberikan ASI eksklusif, feses yang keluar akan didominasi warna kuning/golden feces, dan warna tersebut normal. Warna kuning ini berasal dari proses pencernaan lemak yang dibantu oleh cairan empedu.

Kami sarankan Anda kembali mengunjungi Dokter Spesialis Anak Anda untuk mengkonsultasikan hal ini sehingga DSA Anda dapat melakukan pemeriksaan langsung, memberikan penanganan yang optimal dan melakukan pemantauan terhadap kondisi anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar