Sukses

Anakku alergi daging sapi

21 Feb 2017, 16:20 WIB
Pria, 29 tahun.

Dok.. Anakku usia 16 month...awalnya dia sering sekali mengalami seperti bintitan di bagian bawah mata.mata kanan mata kiri dan selalu pindah pindah.setau saya setiap dia kecapek an pasti membesar.tp kalo sewaktu bangun tidur dia susak melek karna banyak belek bintit itu hilang..tp sudah hampir sebulan ini dia tidak megalami belek.dan binyitan itu tdk hilang hilang.apabila mengkonsumsi daging sapi bintitannya makin membesar dan isinya semacam darah Apakah itu dia alergi daging sapi dok berarti..apakah ada kemungkinan juga dia bakal alergi susu sapi juga?soalnya dia hanya minum asi dan teh

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Bintitan atau dalam medis disebut hordeolum, yaitu benjolan kecil yang tumbuh di sekitar mata akibat infeksi bakteri (umumnya Staphylococcus sp.) pada kelenjar minyak di tepi jajaran bulu mata atau di bawah kelopak mata. Umumnya hordeolum berisi nanah yang apabila bertambah besar dapat menghalangi mata terbuka secara optimal menimbulkan kesulitan untuk melihat.

Hordeolum bukanlah sebuah gangguan serius dan sebagian besar akan sembuh sendiri. Benjolan ini justru lebih sering menyebabkan rasa malu daripada rasa sakit. Untuk mempercepat peradangan kelenjar dapat diberikan kompres hangat,3-4 kali sehari selama 10-15 menit sampai nanah keluar. Pengangkatan bulu mata dapat memberikan jalan untuk penyerapan nanah. Jika cara tersebut tidak memberikan respon perbaikan maka pertimbangkan pemberian obat tetes yang mengandung antibiotik atau obat minum antibiotik (untuk kasus tertentu, jika peradangan mengenai seluruh mata). Selain itu, jika nanah terlihat tidak memiliki jalan keluar, maka dapat dilakukan penyayatan untuk mengeluarkan nanah, seperti yang pernah Anda lakukan.

Sedangkan mengenai kejadian hordeolum yang berulang pada anak Anda, kemungkinan besar lebih disebabkan karena faktor lingkungan yang kurang bersih. Sebagai preventif, untuk mencegah berulangnya hordeolum, disarankan untuk selalu mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh kulit di sekitar mata, bersihkan daerah kelopak mata secara teratur, untuk menghilangkan debu dan minyak yang menumpuk.

Terkait pertanyaan Anda mengenai apakah bintitan tersebut disebabkan oleh alergi daging sapi atau tidak, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Terlalu dini untuk menyebutkan bahwa anak Anda mengalami alergi. Sedangkan manifestasi klinis alergi protein susu sapi (APSA) pada anak paling banyak terlihat pada saluran pencernaan sebesar 50-60 persen. Sisanya terlihat di kulit dan saluran nafas. Gejalanya mulai dari ringan sampai berat hingga mengancam jiwa, seperti asma berat, udem laring, dan anafilaksis yang berakibat tidak sadar atau maut.Manifestasi pada saluran pencernaan biasanya dalam bentuk muntah, diare, dan diare berkepanjangan. Jika anak tidak mendapat pengobatan tepat, anak akan malnutrisi.apakah anak anda mengalami diare setelah mengkonsumsi susu?atau ada gejala-gejala alergi susu pada anak anda?

Bagaimanapun, apabila hordeolum membesar hingga menimbulkan gangguan penglihatan, insiden hordeolum yang terlalu sering, tidak sembuh spontan dalam satu minggu, dan tidak respon terhadap pengobatan sendiri sebaiknya Anda segera membawa anak Anda berobat ke dokter keluarga Anda atau dokter spesialis mata untuk tatalaksana yang lebih optimal. 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar