Sukses

Telinga Berdengung, Kenali Penyebabnya

19 Feb 2017, 21:59 WIB
Pria, 26 tahun.

selamat malam, telinga saya berdengung terus sudah 2 hari, kalau ada suara orang berbicara dengungnya semkin terasa.. apa penyakitnya, dan seperti apa cara mengatasinya, terimakasih

dr. Reza Fahlevi

Dijawab Oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima Kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Telinga berdengung atau berdenging dalam dunia kedoktern disebut Tinnitus. Tinnitus bukanlah penyakit namun suatu gejala dan sebaiknya segera dicari penyebabnya. Terdapat dua jenis tinnitus, sebagai berikut:

  1. Tinnitus Subjektif : hanya dapat didengar oleh penderita sendiri. Penyebabnya adalah kelainan pada telinga bagian luar, dalam, dan tengah. Dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf-saraf pendengaran di otak
  2. Tinnitus Objektif : dapat didengar juga oleh dokter yang memeriksa. Jarang ditemukan, dapat disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, gangguan tulang telinga dalam, atau gangguan pada otot.

Penyebab yang umum ditemukan pada tinnitus adalah kerusakan sel telinga dalam. Rambut-rambut kecil pada telinga bagian dalam bergerak tergantung tekanan gelombang suara. Gerakan ini menstimulasi sel-sel telinga untuk mengeluarkan sinyal listrik melalui saraf dari telinga (saraf auditori) ke otak. Otak akan menginterpretasi sinyal-sinyal ini sebagai suara. Jika rambut-rambut pada telinga bagian dalam tersebut rusak, mereka dapat “membocorkan” impuls elektrik yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan tinnitus. Kerusakan rambut-rambut ini dipengaruhi oleh usia dan adanya paparan terhadap suara yang keras dalam jangka waktu lama (lingkungan pekerjaan industri, MP3 player, konser musik), dan paparan terhadap beberapa obat tertentu (aspirin, NSAIDs, diuretik).

Penyebab lain dari tinnitus adalah:

  1. Adanya kotoran terlalu banyak dalam telinga
  2. Perubahan pada tulang telinga bagian tengah
  3. Meniere’s Disease (kelainan pada telinga dalam karena tekanan cairan atau komposisi telinga dalam)
  4. Trauma pada kepala atau telinga (mempengaruhi saraf atau fungsi otak yang berkaitan dengan pendengaran; umumnya tinnitus karena sebab ini hanya terjadi pada satu telinga)
  5. Tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian yang mengontrol keseimbangan dan pendengaran (acoustic neuroma; biasanya menyebabkan tinnitus pada satu sisi telinga saja)
  6. Kelainan pada pembuluh darah (menyebabkan tinnitus yang sifatnya pulsatil atau berdenyut, termasuk tinnitus objektif)
  7. Stress dan depresi (jika tes-tes atau pemeriksaan pendengaran menunjukkan hasil normal dan penyebab tinnitus lain tidak dapat diidentifikasi).

Tidak ada obat khusus untuk tinnitus, yang paling penting adalah menghilangkan pencetus atau menyembuhkan penyebab. Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis THT untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya. Sementara itu, hindari pajanan suara keras, hindari pencetus tinnitus seperti kopi, teh, cola, rokok, dan garam. Kemudian berolahragalah untuk memperbaiki sirkulasi darah dalam tubuh.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam, RF

0 Komentar

Belum ada komentar