Sukses

Agar Cepat Hamil

18 Feb 2017, 18:04 WIB
Pria, 29 tahun.

Saya sudah mencoba berbagai cara untuk mendapatkan kehamilan yaitu kami berdua mengkonsumsi buah kurma muda, istri juga mengkonsumsi vit.E dan meminum susu pronagen, posisi berhubungan intim dengan cara missionary, tetapi hingga saat ini kami belum ada kehamilan. Kondisi saat ini seperti ini : kami berdua bekerja. Pekerjaan istri di salah satu bank swasta dan dirasa lebih menyita waktu dan pikiran serta tenaga dibandingkan saya hingga terkadang pola makan tidak teratur, tetapi konsumsi makanan tetap dijaga kualitasnya. Olahraga istri bisa dikatakan tidak pernah. Sedangkan saya sebagai suami melakukan olahraga dengan pola rutin yaitu dua hari olah raga 1 hari istirahat, dan begitu seterusnya, olahraga yang dilakukan yaitu gym. Makanan yang dikonsumsi kebanyaan daging (ayam dan sapi). Hubungan intim kami dilakukan setiap 2 hari sekali. Semua usaha yang kami lakukan tersebut belum bisa mendatangkan kehamilan bagi istri saya. Pertanyaan saya: 1. Apakah gym yang saya lakukan mengganggu atau merusak kualitas hormon saya karena banyak orang berfikir mengangkat beban yang terlalu berlebih tidak baik untuk kualitas hormon seorang pria? pertanyaan ke-2 : Apa langkah yang tepat untuk kami lakukan agar istri bisa mendapatkan kehamilan? Terima kasih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Adapun olahraga tidak memiliki efek buruk terhadap hormon seorang pria. Informasi seputar mengangkat beban berlebihan dan memburuknya hormon pria itu tidak benar. Justru olahraga dapat meningkatkan stamina dan memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Kemungkinan besar efek buruk mengangkat beban berlebih yang umum didengungkan adalah 'hernia', namun hal ini tidak menurunkan kualitas hormon pria.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan di antaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur. Masa subur adalah masa di mana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, pasangan Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid  dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasinya berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Di samping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan bagi Anda dan istri adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Kebiasaan sehat Anda sudah cukup baik, silahkan dipertahankan. Perlu juga diperhatikan:

Hentikan segala kegiatan yang kurang baik. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol
Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
Apabila setelah satu tahun melakukan hubungan intim secara teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi kehamilan belum juga terjadi, perlu dicari penyebab yang mendasari baik dari pihak Anda maupun suami. Pihak istri dapat menjalani pemeriksaan hormonal, USG rahim, atau HSG. Untuk suami, dapat dilakukan pemeriksaan analisa sperma baik secara kualitas maupun kuantitas. Apabila ditemukan adanya kelainan agar dapat segera ditatalaksana sesuai penyebabnya. Dalam kondisi ini kami sarankan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan (untuk istri) dan dokter spesialis andrologi (untuk suami) untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar